Bayinya Idap Eczema Usai Banyak Disentuh, Ini Cerita Lengkap Sang Ayah

Kompas.com - 17/05/2019, 13:53 WIB
Curhatan Ayah yang anaknya terkena eczema Instagram @PapeeRyuZioCurhatan Ayah yang anaknya terkena eczema

Baca juga: Kemungkinan Obesitas Bisa Diprediksi Sejak Bayi dengan “Skor Genetik”

Ia dan sang istri sempat berfikir anaknya memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu. Sebab, saat itu Ryu berusia 6 bulan dan baru memulai mengonsumsi makanan pengganti ASI (MPASI).

"Dan ketika Ryu mulai MPASI, di mana keadaan lagi ngetes kan, ini anak alergi apa enggak. Karena wajar sekali kalau MPASI itu agak bisa terkena alergi makanan dan gejalanya mirip. Antara biang keringat, ruam karena susu, atau sensitif kotor, itu mirip-mirip lah merah-merah di kulit," ujarnya.

Sementara itu, sang adik bernama Zio yang saat ini masih berusia 3 bulan, menurut Arif, belum menunjukkan adanya gejala kulit sensitif seperti kakaknya.

"Zio beda, kulitnya lebih bagus. Tapi ini Zio baru 3 bulan ya, kami enggak tahu sampai 6 bulan bagaimana. Yang pasti dulu Ryu sudah terlihat sensitifnya," ujarnya.

Awal terungkap

Saat itu, ia dan istri sama sekali belum mengetahui apa masalah kulit yang dimiliki Ryu. Hingga akhirnya ia dan keluarga kecilnya datang ke sebuah pesta pernikahan pada Juli 2017.

Meski sebelumnya sudah kerap diajak keluar, entah beribadah ke gereja maupun ke pusat perbelanjaan, namun di pesta inilah untuk kali pertama bayi Ryu mendapat banyak sentuhan dari orang-orang.

"Dari ditowel-towel lah, dicubit, dielus, sampai pun ada orang yang habis pegang sepatu Ryu, pegang pipi Ryu. Ada om-om yang merokok juga, dan lain-lain banyak sekali, lah. Di mana kami enggak tahu tangan mereka semua higienis apa enggak, kan, habis pegang uang angpao misalkan," ungkapnya.

Dalam kondisi seperti itu, sang ayah yang memang menyenangi kebersihan rutin membersihkan anaknya menggunakan tisu basah khusus, berharap anaknya yang memang memiliki kulit sensitif dapat selalu terjaga kebersihannya.

"Mau ngomong ‘jangan’ pun enggak enak, karena yang pegang enggak sedikit dan beberapa orang tua sekali," ujarnya.

Banyaknya sentuhan yang diterima Ryu, membuat ia dan istri berpikir untuk meminimalisasinya. Akhirnya, keduanya sepakat untuk makan dan memilih tempat di pojok ruangan agar tidak lagi banyak orang yang menyentuh anaknya.

Baca juga: Tasya Kamila Sebut Pentingnya Jaga Kebersihan Sebelum Menyentuh Bayi

Malam setelah pesta

Malam hari setelah tiba di rumah, Ryu menjadi begitu rewel tidak seperti biasanya. Gelagatnya juga menunjukkan ada sesuatu yang tidak beres dengan kulitnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Sekitar Setu Sawangan Manfaatkan Paku Air sebagai Pupuk

Warga Sekitar Setu Sawangan Manfaatkan Paku Air sebagai Pupuk

Megapolitan
Damkar Turun Tangan Bantu Ambilkan Ponsel Pengemudi Ojol yang Tercebur ke Selokan

Damkar Turun Tangan Bantu Ambilkan Ponsel Pengemudi Ojol yang Tercebur ke Selokan

Megapolitan
DKI Jakarta Olah Air Laut Jadi Air Bersih di Pulau Payung

DKI Jakarta Olah Air Laut Jadi Air Bersih di Pulau Payung

Megapolitan
12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Terancam Dipecat

12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Terancam Dipecat

Megapolitan
Panik Ada Razia Polisi, Pengendara Putar Balik dan Lawan Arus di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Panik Ada Razia Polisi, Pengendara Putar Balik dan Lawan Arus di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Megapolitan
 52 Usulan Raperda DKI Jakarta Dibahas, Mulai dari Penataan Kawasan BKT hingga Jalan Berbayar

52 Usulan Raperda DKI Jakarta Dibahas, Mulai dari Penataan Kawasan BKT hingga Jalan Berbayar

Megapolitan
Pemprov DKI Anggarkan Rp 100 M Bangun Instalasi Pengolahan Air Laut di Kepulauan Seribu

Pemprov DKI Anggarkan Rp 100 M Bangun Instalasi Pengolahan Air Laut di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Dinas Pendidikan Sulit Bujuk Warga yang Terdampak Penggusuran untuk Daftar Sekolah

Dinas Pendidikan Sulit Bujuk Warga yang Terdampak Penggusuran untuk Daftar Sekolah

Megapolitan
Puslabfor Polri Periksa Gedung SMK Yadika 6 yang Terbakar

Puslabfor Polri Periksa Gedung SMK Yadika 6 yang Terbakar

Megapolitan
Beredar Kabar Putaran Poltangan dan Universitas Pancasila Ditutup, Dishub Pastikan Hoaks

Beredar Kabar Putaran Poltangan dan Universitas Pancasila Ditutup, Dishub Pastikan Hoaks

Megapolitan
Ade Armando Dicecar 16 Pertanyaan Terkait Kasus Meme Joker Anies Baswedan

Ade Armando Dicecar 16 Pertanyaan Terkait Kasus Meme Joker Anies Baswedan

Megapolitan
Pengemudi Ojek hingga Tukang Pijat, 9 Orang Ini Buktikan Siapa Saja Bisa Berbuat Baik

Pengemudi Ojek hingga Tukang Pijat, 9 Orang Ini Buktikan Siapa Saja Bisa Berbuat Baik

BrandzView
Motor Tabrakan dengan Mobil Boks di Perempatan TMP Taruna, Satu Meninggal Dunia

Motor Tabrakan dengan Mobil Boks di Perempatan TMP Taruna, Satu Meninggal Dunia

Megapolitan
Hasil Pembahasan di DPRD, Rancangan Anggaran DKI 2020 Defisit Rp 10 Triliun

Hasil Pembahasan di DPRD, Rancangan Anggaran DKI 2020 Defisit Rp 10 Triliun

Megapolitan
Pascakebakaran SMK Yadika 6, Wali Kota Bekasi Akan Cek Gedung-gedung Tinggi

Pascakebakaran SMK Yadika 6, Wali Kota Bekasi Akan Cek Gedung-gedung Tinggi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X