Wali Kota Bekasi Minta Warganya Tak Ikut-ikutan Gerakan "People Power"

Kompas.com - 17/05/2019, 15:28 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat ditemui di Islamic Center, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (21/2/2019).KOMPAS.com/DEAN PAHREVI Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat ditemui di Islamic Center, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (21/2/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengimbau warganya tidak berbondong-bondong ke Jakarta jelang pengumuman Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang.

Ia mengajak warga tidak melakukan seruan people power

"Kami imbau warga jangan ada pengerahan, jangan melakukan upaya-upaya destruktif, apalagi sampai melakukan istilah yang lagi ramai itu people power," kata Rahmat di Masjid Al-Barkah, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (17/5/2019).

Baca juga: Menurut Fadli Zon, People Power Tak Sama dengan Makar


Ia mengimbau warganya menerima hasil Pemilu 2019 yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kita serahkan kepada institusi yang diberikan mandat negara, KPU dan Bawaslu untuk menyelesaikan tugas maupun persoalan-persoalan yang ada hingga sampai pengumuman 22 Mei," ujarnya. 

Sekretaris MUI Kota Bekasi Sukandar Gozali mengatakan, pihaknya juga mengimbau masyarakat tidak mengikuti aksi people power. 

Baca juga: Tulis Status Akan Ada 200 Korban Jiwa Saat People Power, Pegawai Honorer Ditangkap

"MUI menolak tegas people power atau cara-cara inkonstitusional. Menyampaikan pendapat itu dilindungi undang-undang, ini yang kita jaga dan khawatirkan itu jangan sampai itu membuahkan makar," ujar Sukandar.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Megapolitan
Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Megapolitan
Ditangkap di Lapas, Pemasok Narkoba untuk Nunung Seorang Narapidana

Ditangkap di Lapas, Pemasok Narkoba untuk Nunung Seorang Narapidana

Megapolitan
Tol Wiyoto Wiyono Arah Cawang Ditutup Sementara, Arus Kendaraan Dialihkan

Tol Wiyoto Wiyono Arah Cawang Ditutup Sementara, Arus Kendaraan Dialihkan

Megapolitan
Tiba di Kantor Nasdem, Anies Bilang Tak Bahas Urusan Politik

Tiba di Kantor Nasdem, Anies Bilang Tak Bahas Urusan Politik

Megapolitan
Tawuran di Petamburan, Warga Gunakan Petasan dan Batu

Tawuran di Petamburan, Warga Gunakan Petasan dan Batu

Megapolitan
Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Narkoba ke Nunung yang Sempat Buron

Polisi Tangkap Pemasok Narkoba ke Nunung yang Sempat Buron

Megapolitan
Diundang Surya Paloh, Anies Mengaku Hanya Akan Bicara Jakarta

Diundang Surya Paloh, Anies Mengaku Hanya Akan Bicara Jakarta

Megapolitan
Kebakaran Lahan Parkir di Pademangan, Belasan Kendaraan Ikut Hangus

Kebakaran Lahan Parkir di Pademangan, Belasan Kendaraan Ikut Hangus

Megapolitan
Semrawutnya Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Palmerah yang Bikin Stres...

Semrawutnya Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Palmerah yang Bikin Stres...

Megapolitan
Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Megapolitan
Diundang Surya Paloh, Anies Direncanakan Datang ke DPP Nasdem

Diundang Surya Paloh, Anies Direncanakan Datang ke DPP Nasdem

Megapolitan
Politisi Demokrat Keluhkan Revitalisasi Trotoar Cikini, Ini Kata Pemprov DKI

Politisi Demokrat Keluhkan Revitalisasi Trotoar Cikini, Ini Kata Pemprov DKI

Megapolitan
Close Ads X