Polisi Sebut Begal Cabut Kunci Motor adalah Modus Baru

Kompas.com - 17/05/2019, 22:42 WIB
Tangkapan layar akun twitter @iwanchan_. Dalam video yang diunggah pemilik akun, tampak dua orang begal mencoba mencabut kunci motor. Peristiwa terjadi di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2019) dini hari. Video tersebut menjadi viral di media sosial. Tangkapan layar akun Twitter @iwanchan_Tangkapan layar akun twitter @iwanchan_. Dalam video yang diunggah pemilik akun, tampak dua orang begal mencoba mencabut kunci motor. Peristiwa terjadi di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2019) dini hari. Video tersebut menjadi viral di media sosial.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menilai modus begal dengan cabut kunci motor tergolong cara baru. Modus tersebut dilakukan kawanan begal di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan yang sempat viral beberapa hari lalu.

"Saat ini memang kami baru melihat ada orang mengambil pas kami lagi jalan, korban tidak dilukai. Seketika korban kabur si pelaku juga tidak diketahui mengejar atau tidak," ujar Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan Komisaris Andi Sinjaya Ghalib saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2019).

Andi memastikan polisi akan mengungkap kasus tersebut secepatnya. Apalagi, polisi telah menerima bukti rekaman video wajah pelaku.

Baca juga: Polisi Selidiki 2 Begal yang Tertangkap Kamera Cabut Kunci Motor di Gandaria

Bukti tersebut membantu kepolisian melakukan penyelidikan.

"Ya, itu kita masih dalam proses menyelidiki dan mengungkap pelakunya,"ucapnya.

Untuk diketahui, sebuah video percobaan pembegalan dengan modus mencabut kunci motor menjadi viral di media sosial. 

Dalam keterangan video tersebut, tertulis bahwa aksi percobaan begal terjadi di kawasan Gandaria City, Kebayoran Lama,Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019) pukul 01.00.

Baca juga: Polisi Sebut Baru 1 Aksi Begal di Jakarta Selatan Selama Ramadhan

Terlihat dalam video, korban menggunakan helm full face dan tengah mengendarai motor.

Di tengah perjalanan, korban dipepet pengendara motor lain yang berboncengan tanpa menggunakan helm.

Saat memepet, pria yang dibonceng langsung mengambil kunci motor korban. Beruntung aksi tersebut dapat digagalkan korban.

Gagal mendapatkan kunci motor, pelaku langsung tancap gas dan meninggalkan korban.  Kamis malam, korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhirnya, Millen Cyrus Ditempatkan di Sel Khusus

Akhirnya, Millen Cyrus Ditempatkan di Sel Khusus

Megapolitan
Cegah Banjir, Pemancingan Liar di Waduk Munjul Dibongkar

Cegah Banjir, Pemancingan Liar di Waduk Munjul Dibongkar

Megapolitan
Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Megapolitan
Cerita Jacklyn Choppers Punya Akun YouTube, Pernah Bikin Warga 'Lupa' Sedang Marah ke Polisi

Cerita Jacklyn Choppers Punya Akun YouTube, Pernah Bikin Warga "Lupa" Sedang Marah ke Polisi

Megapolitan
Pengendara Motor Tertimpa Patahan Pohon di Lapangan Banteng

Pengendara Motor Tertimpa Patahan Pohon di Lapangan Banteng

Megapolitan
Berbagai Usulan DPRD DKI Jakarta untuk Pembelajaran Tatap Muka

Berbagai Usulan DPRD DKI Jakarta untuk Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Rumah Dinas Guru SMK 57 Terbakar Dini Hari Tadi, Diduga karena Korsleting

Rumah Dinas Guru SMK 57 Terbakar Dini Hari Tadi, Diduga karena Korsleting

Megapolitan
Beda Pandangan Pemprov dengan DPRD DKI soal KBM Tatap Muka

Beda Pandangan Pemprov dengan DPRD DKI soal KBM Tatap Muka

Megapolitan
1.823 Orang Masih Positif Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

1.823 Orang Masih Positif Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Megapolitan
Dendam Mantan Karyawan di Balik Pembunuhan Berencana Bos di Tangerang...

Dendam Mantan Karyawan di Balik Pembunuhan Berencana Bos di Tangerang...

Megapolitan
Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Megapolitan
Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Megapolitan
Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Megapolitan
UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X