Driver Ojek Online yang Diduga Bakar Anjing Hidup-hidup Mengira Kandang Lucky Kosong

Kompas.com - 18/05/2019, 04:17 WIB
Tempat kejadian anjing dibakar hidup-hidup di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019) malamKOMPAS.com/Ryana Aryadita Tempat kejadian anjing dibakar hidup-hidup di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019) malam

JAKARTA, KOMPAS.com — "Driver" ojek online yang diduga membakar anjing hidup-hidup di Menteng mengaku tidak tahu bahwa di kandang itu ada anjing bernama Lucky. Ia mengira kandang itu kosong.

"Iya, dia ngomongnya sih begitu, mengira (kandang) kosong. Pas lagi dibakar baru ada anjing teriak jadi baru disiram dengan air," ucap Kanit Reskrim Polsek Menteng Kompol Gozali Luhulima saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/5/2019).

Polisi telah memeriksa pengemudi ojek online tersebut. Menurut dia, tersangka juga mengatakan bahwa tak seharusnya kandang anjing diletakkan di trotoar.

Baca juga: 5 Fakta Kasus Anjing Dibakar Hidup-hidup di Menteng: Pelaku Kena Pasal Pembunuhan Hewan hingga Ingin Laporkan Balik


Ia pun meminta pemilik anjing untuk memindahkan kandang beserta anjing bernama Lucky itu.

"Jadi kan awal mula dia dicakar, kemudian dia ngomong ke pemilik, terus dia bilang 'Itu kan trotoar tempatnya orang lalu lalang nanti saya bakar lho', kemudian pergi akhirnya beli bensin," ucap dia.

Tersangka berniat membakar kandang Lucky agar tak lagi diletakkan di trotoar. Menurut Gozali, memang kandang anjing itu berada di trotoar.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), kandang anjing memang diletakkan di trotoar Jalan Diponegoro, Menteng.

Kandang anjing tersebut terbuat dari kayu yang kini telah diberi garis polisi.

Sebelumnya, seekor anjing bernama Lucky ditemukan sekarat sebelum akhirnya tewas lantaran dibakar hidup-hidup di wilayah Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/5/2019) malam.

Baca juga: Kasus Anjing Dibakar Hidup-hidup, Driver Ojek Online Jadi Tersangka dan Tidak Ditahan

Pengelola Yayasan Sarana Metta Indonesia Christian Joshua Pale mengatakan, anjing berjenis mix dalmatian tersebut diduga dipukul dengan botol dan dibakar hingga sekarat oleh seorang oknum pengemudi ojek online yang merupakan tetangga pemilik anjing tersebut.

"Lucky ini milik dari ibu Melly. Jumat sore Lucky lagi asyik duduk di dalam kandangnya. Tiba-tiba ada satu warga kencing di samping kandang dia dan Lucky refleks mencakarnya," ucap Christian.

Tersangka yang tak terima dicakar itu lalu membawa bensin dan kemudian membakar kandang serta Lucky hingga sekarat dan berujung tewas.




Close Ads X