Meski Diskon Berakhir, Jumlah Pengguna MRT Kembali Naik 10 Persen pada Jumat

Kompas.com - 18/05/2019, 12:50 WIB
Suasana Stasiun MRT Lebak Bulus Jakarta Selatan pada hari pertama pemberlakuan tarif normal, Senin (13/5/2019).KOMPAS.com - Walda Marison Suasana Stasiun MRT Lebak Bulus Jakarta Selatan pada hari pertama pemberlakuan tarif normal, Senin (13/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah pengguna moda raya terpadu ( MRT) Jakarta kembali meningkat pada Jumat (17/5/2019).

Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, jumlah tersebut meningkat hampir 10 persen dibandingkan hari sebelumnya.

"Iya terjadi peningkatan jumlah penumpang MRT Jakarta dalam sehari kemarin Jumat, 17 Mei 2019, menjadi 89.372 penumpang," ucap Kamaludin saat dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2019).

Baca juga: Diskon Tarif MRT Berakhir, Jumlah Penumpang Turun 5 Persen

Menurutnya, hal ini sesuai dengan pola pengguna MRT Jakarta yang memang cenderung meningkat pada hari Jumat dibandingkan hari kerja lainnya.

"Pola mingguan hari kerja kami paling rendah hari Senin, paling tinggi memang hari kerja hari Jumat," kata dia.

Padahal, pada hari sebelumnya jumlah pengguna MRT Jakarta sempat menurun setelah tak lagi diberlakukannya tarif diskon 50 persen.

Baca juga: Komisi B DPRD DKI Minta Penerapan Tarif Penuh MRT Dievaluasi

Pada saat pemberlakuan tarif diskon, jumlah pengguna mencapai 82.615 per hari.

Setelah tak lagi diskon, pengguna berjumlah sebagai berikut:

- Penumpang Senin (13/5/2019) 77.63
- Penumpang Selasa (14/5/2019) 79.431
- Penumpang Rabu (15/5/2019) 78.891
- Penumpang Kamis (16/5/2019) 81.965

MRT Jakarta diresmikan pada 24 Maret 2019. Setelah beroperasi, moda transportasi berbasis rel ini digratiskan hingga 31 Maret 2019.

Lalu dari 1 April hingga 12 Mei 2019 penumpang MRT Jakarta diberi tarif diskon 50 persen.

Kini MRT Jakarta memberlakukan tarif normal dari Rp 3.000 hingga Rp 14.000.




Close Ads X