Buntut Robohnya Tembok SD di Sawah Besar, Polisi Periksa 2 Pekerja

Kompas.com - 19/05/2019, 19:45 WIB
Ilustrasi garis polisi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi garis polisi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Sawah Besar Kompol Mirzal Maulana mengatakan, pihaknya masih memeriksa dua saksi yakni para pekerja yang melakukan Sekolah Dasar Negeri 11 Pasar Baru, Sawah Besar.

"(Saksi yang diperiksa) ya pekerja-pekerja disitu yang sedang meratakan tanah. Sekolah itu kan mau direnovasi, saat temboknya mau dirobohkan, terus menimpa warteg itu," ujar Mirzal saat dihubungi Kompas.com, Minggu (19/5/2019).

Saat ini, Polsek Sawah Besar pun masih menyelidiki penyebab runtuhnya tembok bangunan sekolah itu.

Baca juga: Tembok SD di Sawah Besar Roboh, Satu Orang Meninggal Dunia

"Sekarang Polsek Sawah Besar lagi mendalami penyebab jatuhnya bangunan itu," kata Mirzal.

Sebelumnya diberitakan, tembok Sekolah Dasar Negeri 11 Pasar Baru roboh dan menimpa sebuah warung makan pada Minggu pagi.

Akibatnya, pemilik warung makan berinisial LN (59) meninggal dunia dan dua orang lainnya yang berada di dalam warung makan itu mengalami luka-luka.

"Yang luka-luka ada dua orang, laki-laki dan perempuan. Saat ini, keduanya sudah dirawat di Rumah Sakit Husada," lanjut Mirzal.

Baca juga: Polisi: Satu Korban Sedang Memanjat Tembok SD yang Roboh di Pekanbaru



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X