Hendak Tawuran Saat Sahur, 5 Pemuda Diamankan Polisi

Kompas.com - 19/05/2019, 20:50 WIB
Tiga orang pelaku tawuran yang membawa ganja, panah dan badik diamankan tim anti preman Polres Metro Jakarta Barat KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARITiga orang pelaku tawuran yang membawa ganja, panah dan badik diamankan tim anti preman Polres Metro Jakarta Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengamankan lima pemuda yang hendak tawuran di Jalan Arteri Permata Hijau, Jakarta Barat saat waktu sahur, Minggu (19/5/2019).

Saat diamankan, kelima orang tersebut kedapatan membawa satu klip daun ganja, satu busur dengan tiga anak panah, dan satu badik.

Baca juga: Polisi Tangkap Provokator Tawuran di Jalan Antasari

Pimpinan Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat Ipda Tamim menyebutkan, kelima pemuda itu diamankan saat kedapatan berkumpul untuk melakukan penyerangan.

"Dari informasi, mereka (pelaku) akan tawuran, kemudian kita langsung bergerak dan mengamankan lima tersangka," ujar Tamim melalui keterangan tertulisnya, Minggu.

Tamim mengatakan, saat itu anggota Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat tengah melaksanakan patroli di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Baca juga: Bawa Celurit dan Parang untuk Tawuran, 3 Remaja di Bekasi Ditangkap

Lalu, mereka mendapat laporan dari masyarakat akan adanya tawuran di lokasi tersebut. Tim kemudian bergerak ke lokasi mengamankan sejumlah tersangka.

"Selanjutnya kita serahkan kelima pelaku tersebut ke Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat guna pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Megapolitan
Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X