Polisi Tangkap Dua Pemuda yang Bawa Celurit Saat "Sahur On The Road" di Setiabudi

Kompas.com - 20/05/2019, 19:44 WIB
Ilustrasi senjata tajam. Kompas.comIlustrasi senjata tajam.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Metro Setiabudi mengamankan pria berinisial SH alias S (17) dan MAA alias M (17) karena kedapatan membawa senjat tajam saat menggelar sahur on the road (SOTR) di Kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (19/5/2019) pukul 01.00.

Penangakapan bermula ketika Posek Metro Setiabudi dan Team Eagle One, Polres Jakarta Selatan sedang melakukan patroli di kawasan Setiabudi.

Tiba-tiba, polisi melihat dua pelaku tengah melintas di depan halte Pasar Rumput, Jalan Sultan Agung, Setiabudi, Jakarta Selatan. Polisi kemudian mengejar kedua pemuda tersebut karena bergelagat mencurigakan.

Polisi kemudian menggeledah barang bawaan korban.

"Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, dari dashboard sepeda motor tersangka M ditemukan senjata tajam berupa sebilah celurit," kata Kapolsek Setiabudi AKBP Tumpak Simangunsong di Mapolsek Metro Setiabudi, Senin (20/5/2019).

Baca juga: Pulang Konvoi Naik Motor, Remaja di Bekasi Dibacok

"Di dalam tas ransel tersangka S ditemukan sebilah arit bergagang kayu," tambah dia.

Mereka belum sempat menyerang warga sipil atau kelompok lain selama SOTR berlangsung. Mereka mengaku membawa senjata tajam hanya untuk berjaga-jaga.

Kedua tersangka dijerat Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia No 12 tahun 1951 tentang menyimpan dan membawa senjata tajam. Mereka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Baca juga: Warga Diimbau Tak Sahur on The Road, Mengapa?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Banjir, Kali Mampang Dikeruk

Antisipasi Banjir, Kali Mampang Dikeruk

Megapolitan
Hari Ini Hingga Lusa, Jabodatabek Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

Hari Ini Hingga Lusa, Jabodatabek Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

Megapolitan
Pria yang Mengamuk di Ponpes Tangerang Mengaku Dapat Bisikan Leluhur

Pria yang Mengamuk di Ponpes Tangerang Mengaku Dapat Bisikan Leluhur

Megapolitan
Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Megapolitan
Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Megapolitan
Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Megapolitan
Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Megapolitan
Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Megapolitan
Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Megapolitan
11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

Megapolitan
Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Megapolitan
Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Megapolitan
Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X