Massa Tandingan GNKR Demo Depan Bawaslu, Mereka Serukan Persatuan

Kompas.com - 21/05/2019, 14:32 WIB
Massa yang mengatasnamakan Koalisi Anak Bangsa menggelar demonstrasi tandingan bersamaan dengan aksi unjuk rasa yang digelar massa GNKR di depan Bawaslu Selasa (21/5/2019). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANMassa yang mengatasnamakan Koalisi Anak Bangsa menggelar demonstrasi tandingan bersamaan dengan aksi unjuk rasa yang digelar massa GNKR di depan Bawaslu Selasa (21/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa yang mengatasnamakan diri sebagai Koalisi Anak Bangsa menggelar unjuk rasa di depan Gedung Bawaslu pada Selasa (21/5/2019).

Mereka berorasi pada saat yang sama dengan massa dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR). Kedua massa hanya dipisahkan jarak tak sampai 100 meter.

Baca juga: Antisipasi Demo Hasil Pilpres 2019, 1.200 Satpol PP Jaga KPU dan Bawaslu

Jumlah massa Koalisi Anak Bangsa tampak tidak sebanyak massa GNKR, tetapi mereka juga membawa satu mobil komando untuk orasi.


"Wahai saudaraku, kalian dari kubu mana pun, baik 01 atau 02, memang demokrasi harus dijalankan tetapi persatuan di atas segala-galanya. Kami memohon dan mengimbau agar kontestasi demokrasi yang sudah usai sekarang, kini yang waktunya menuju persatuan dan kesatuan," kata seorang orator dari Koalisi Anak Bangsa.

 

"Kepada Bawaslu, karena narasi kecurangan sudah dibangun, kami minta untuk mengambil sikap. Jika curang, katakan curang, jika tidak, katakan tidak!" kata orator itu lagi.

Tak lama kemudian, massa GNKR bertambah. Massa GNKR kembali datang dari Jalan Wahid Hasyim bersama dua unit mobil komando yang memutarkan lagu dengan volume cukup keras.

Akibatnya, massa dan mobil komando Koalisi Anak Bangsa terdesak menjauh dan kalah suara. 

Baca juga: Massa dengan Orator Emak-emak Demo di Depan Bawaslu

Massa GNKR bergerak dari Sarinah menuju Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat pada pukul 13.20 WIB.

Massa terus menyanyikan yel-yel "Pak Polisi jangan ikut kompetisi, tugasmu mengayomi" sebagai bentuk protes karena langkah mereka terhalangi oleh kawat berduri yang mengepung Jalan MH Thamrin di depan Gedung Bawaslu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Megapolitan
Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Megapolitan
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Megapolitan
Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Megapolitan
Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Megapolitan
Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Megapolitan
Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Megapolitan
Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Megapolitan
Aniaya hingga Tewas, Ibu di Kebon Jeruk Sempat Minta Tolong Tetangga Saat Anaknya Tak Berdaya

Aniaya hingga Tewas, Ibu di Kebon Jeruk Sempat Minta Tolong Tetangga Saat Anaknya Tak Berdaya

Megapolitan
Petugas UPK Badan Air Temukan Jasad Bayi Saat Bersihkan Kali Grogol, Sempat Kira Bangkai Ayam

Petugas UPK Badan Air Temukan Jasad Bayi Saat Bersihkan Kali Grogol, Sempat Kira Bangkai Ayam

Megapolitan
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik Hitam di Pinggir Kali Grogol

Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik Hitam di Pinggir Kali Grogol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X