Pilot yang Ditangkap Terkait Ujaran Kebencian dari Maskapai Lokal

Kompas.com - 21/05/2019, 14:57 WIB
IR, Pilot penerbangan swasta yang sebarkan ujaran kebencian melalui Facebook nyaDokumentasi Polres Jakarta Barat IR, Pilot penerbangan swasta yang sebarkan ujaran kebencian melalui Facebook nya

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, IR, pilot yang ditangkap atas kasus ujaran kebencian dan penghasutan pada Sabtu (18/5/2019) lalu merupakan penerbang dari maskapai lokal.

"Ya ada maskapai penerbangan kita lah ya (domestik)," ujar Hengki di kantornya Senin (20/5/2019).

Namun, ia masih belum mau membeberkan nama maskapai itu.

Baca juga: Pilot yang Ditangkap Coba Hasut Warga Lakukan Perlawanan pada 22 Mei

Polisi juga belum bisa memastikan apakah IR sendiri yang membuat postingan ujaran kebencian itu laman Facebook miliknya atau bukan.

"(Membuat) itu kita dalami yang jelas itu memang yang bersangkutan yang posting," kata dia

Jika terbukti bersalah, kata Hengki, IR akan dikenai hukuman enam tahun penjara karena melanggar Undang-Undang ITE.

Adapun IR diamankan polisi di kediamannya di Surabaya setelah tim siber dari Polres Metro Jakarta Barat mendapati postingan ujaran kebencian dan hasutan yang dibagikannya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, dalam unggahannya, pilot tersebut menyebarkan konten ujaran kebencian serta narasi yang yang mengandung teror, hasutan, dan menimbulkan ketakutan. 

Baca juga: Polisi Gandeng Densus 88 Tangkap Pilot yang Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian

Selain memposting konten yang mengandung hasutan dan teror, ucap dia, pelaku menyebarkan berita hoaks. 

"Saat ini masih kami dalami motif pelaku menyebarkan ujaran kebencian atau hate speech di medsos tersebut," ujar Edy. 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X