Budiono Dijemput Belasan Polisi, Kamarnya Digeledah

Kompas.com - 21/05/2019, 18:36 WIB
Masjid Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019) KOMPAS.com/ WALDA MARISONMasjid Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Umum Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad, Budiono, dijemput oleh 10 sampai 15 polisi dari Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019) tengah malam.

Saat itu, Budiono disambangi belasan polisi yang turun dari tiga mobil.

"Pokonya 3 mobil, sekitar 10 sampai 15 orang yang jemput," ujarnya Wakil Sekretaris Yayasan Al Ittihaad, Rustam Amiruddin, saat ditemui di Kantor Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Baca juga: Masa Aksi 22 Mei Datangi Masjid Raya Al Ittihaad untuk Bermalam

Kendati demikian, menurut Rustam, Budiono dijemput dan diperlakukan baik-baik oleh pihak kepolisian. Polisi pun sempat membacakan surat penahanan atas nama Budiono.

"Ada suratnya cuman dibacain, enggak dikasih sama mereka," kata dia.

Polisi pun menggeledah kamar Budiono. Dari hasil penggeledahan, polisi membawa beberapa barang milik Budiono yang diduga sebagai barang bukti, salah satunya ponsel Budiono.

Saat Budiono akan dibawa ke Mapolda Metro Jaya, sang istri meminta ikut. Polisi pun mengizinkan istri Budiono ikut meskipun tak bisa sampai masuk ruang pemeriksaan.

"Benar lagi diproses katanya 2x24 jam berarti kan besok malam (keluar)," ucap dia.

Baca juga: Wiranto Minta Waspada Kelompok Teroris Sabotase Aksi Demo 22 Mei

Rusta menduga, Budiono ditahan lantaran diduga memfasilitasi massa demo 22 Mei dengan menyediakan Masjid Raya Al Ittihaad untuk menginap massa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X