Hingga Pukul 07.30, Jalan KS Tubun Masih Tak Bisa Dilintasi Kendaraan

Kompas.com - 22/05/2019, 07:58 WIB
jalan Ks. Tubun masih ditutup KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIjalan Ks. Tubun masih ditutup

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan KS Tubun, Jakarta Barat masih ditutup untuk kendaraan atau masyarakat umum pada Rabu (22/5/2019) pagi hingga pukul 07.30. 

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah polisi lalu lintas, dua buah mobil polisi, dan beberapa cone oranye diletakkan di perempatan Slipi Petamburan untuk mengarahkan pengendara agar tak melewati jalan tersebut.

"Sekali lagi kami imbau pengendara untuk sementara Jalan KS Tubun kami rekayasa, kepada para pengendara untuk mencari alternatif," ucap seorang polisi melalui pengeras suara.

Baca juga: Pasca Perusakan Asrama Brimob, Situasi Berangsur Kondusif

Sejumlah pengendara tampak mencoba memasuki jalan tersebut. Namun, dihalangi pihak kepolisian.

"Jalan kami masih kami tutup, Pak, demi keselamatan bapak juga," kata polisi lainnya yang menghadang pengendara roda dua yang hendak melintas. 

Sebelumnya, terjadi kerusuhan di Jalan KS Tubun. Massa melempar polisi dengan batu dan bom molotov. Polisi juga menembakkan gas air mata ke arah massa.

Baca juga: Massa Lempar Batu di Jalan KS Tubun, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Asrama Brimob dirusak massa setelah kericuhan terjadi di depan Kantor Bawaslu dan Tanah Abang pada Rabu dini hari. Selain itu, massa juga membakar kendaraan dinas polisi. 

Polisi dengan tameng masih berjaga di sepanjang jalan. Polisi juga masih berupaya melakukan negosiasi dengan massa untuk mengantisipasi bentrokan meluas. 



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjambret di Pecenongan Babak Belur Dihakimi Warga

Penjambret di Pecenongan Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Aksi Vandalisme Terjadi di Depan Gedung DPR RI Saat Demo Berlangsung

Aksi Vandalisme Terjadi di Depan Gedung DPR RI Saat Demo Berlangsung

Megapolitan
Pantau Kejahatan dan Lalu Lintas, Polres Tangsel Bangun ICC

Pantau Kejahatan dan Lalu Lintas, Polres Tangsel Bangun ICC

Megapolitan
Karyawan Sarinah Hanya Bantu Beri Air, Kuasa Hukum Anggap Vonis 4 Bulan Keliru

Karyawan Sarinah Hanya Bantu Beri Air, Kuasa Hukum Anggap Vonis 4 Bulan Keliru

Megapolitan
Industri Arang di Cilincing dari Ancaman Kesehatan sampai Penutupan Pabrik

Industri Arang di Cilincing dari Ancaman Kesehatan sampai Penutupan Pabrik

Megapolitan
YLKI Minta Pemprov DKI Hentikan Sementara Pemotongan Kabel Optik

YLKI Minta Pemprov DKI Hentikan Sementara Pemotongan Kabel Optik

Megapolitan
Masuk Bursa Calon Wali Kota Tangsel, Sekda Muhamad Belum Izin Airin

Masuk Bursa Calon Wali Kota Tangsel, Sekda Muhamad Belum Izin Airin

Megapolitan
Warga Swafoto di Lokasi Kebakaran di Kamal, Petugas Sibuk Padamkan Api

Warga Swafoto di Lokasi Kebakaran di Kamal, Petugas Sibuk Padamkan Api

Megapolitan
Anggota DPRD Kota Bekasi Gadai SK untuk Beli Rumah dan Mobil

Anggota DPRD Kota Bekasi Gadai SK untuk Beli Rumah dan Mobil

Megapolitan
Ratusan Mahasiswa Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR RI

Ratusan Mahasiswa Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR RI

Megapolitan
29 Karyawan Sarinah Divonis 4 Bulan 3 Hari Penjara Terkait Kerusuhan 21-22 Mei

29 Karyawan Sarinah Divonis 4 Bulan 3 Hari Penjara Terkait Kerusuhan 21-22 Mei

Megapolitan
Didakwa Danai Senjata untuk Bunuh Penjabat, Siapakah Habil Marati?

Didakwa Danai Senjata untuk Bunuh Penjabat, Siapakah Habil Marati?

Megapolitan
Kritik Kinerja Wakil Rakyat, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Teatrikal Depan Gedung DPR RI

Kritik Kinerja Wakil Rakyat, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Teatrikal Depan Gedung DPR RI

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Janjikan APBD 2020 Dibahas Oktober 2019

Pimpinan DPRD DKI Janjikan APBD 2020 Dibahas Oktober 2019

Megapolitan
Calon Ketua DPRD Kota Bekasi Anggap Lazim Gadai SK untuk Dapat Pinjaman

Calon Ketua DPRD Kota Bekasi Anggap Lazim Gadai SK untuk Dapat Pinjaman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X