Pemindahan Girder Selesai, "Contraflow" di Tol Jakarta-Cikampek Diakhiri

Kompas.com - 22/05/2019, 15:26 WIB
Contra flow di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 28, Cikarang, Kabupaten Bekasi diakhiri pasca pemindahan Steel I Girder selesai, Rabu (22/5/2019). Dokumentasi PT Jasa Marga cabang Tol Jakarta-CikampekContra flow di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 28, Cikarang, Kabupaten Bekasi diakhiri pasca pemindahan Steel I Girder selesai, Rabu (22/5/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Contraflow di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 28 hingga KM 29, Cikarang, Kabupaten Bekasi arah Cikampek sudah diakhiri lantaran Steel I Girder (SIG) yang jatuh sudah dipindahkan ke area kerja.

Pimpinan proyek PT Jasa Marga jalan layang tol Jakarta-Cikampek Iwan Dewantoro mengatakan, contraflow yang tadinya diberlakukan pada pukul 08.00 WIB untuk mengurai kemacetan di KM 28, sudah ditutup pukul 11.20 WIB.

"Pukul 11.20 WIB girder sudah berhasil dipindahkan ke area kerja yang tidak mengganggu arus lalu lintas. Lajur sudah beroperasi normal, sehingga contraflow diakhiri," kata Iwan dalam keterangannya, Rabu (22/5/2019).

Kendati demikian, kepadatan masih terjadi di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek meski sudah mulai terurai. Petugas polisi di jalan raya pun terlihat mengatur arus lalu lintas di ruas tersebut.


Baca juga: Balok Baja Terlepas dari Truk, Tol Jakarta-Cikampek Macet Panjang

"Jasa Marga mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat kepadatan arah Cikampek pada pagi hari ini," ujar Iwan.

Sebelumnya, macet panjang terjadi di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Rabu pagi akibat pemindahan SIG di KM 28. Selain itu, terdapat long span yang jatuh di KM 28 sehingga menutup dua lajur jalan tol.

Hal itu membuat Jasa Marga menerapkam contraflow untuk mengurai kemacetan yang terjadi sejak pukul 08.00 WIB itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X