Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Kompas.com - 23/05/2019, 16:37 WIB
Petugas Oranye sebut sampah di KS Tubun capai 3,6 ton pada Kamis (23/05/2019). KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMPetugas Oranye sebut sampah di KS Tubun capai 3,6 ton pada Kamis (23/05/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Situasi di Jalan Aipda KS Tubun sudah kembali normal setelah kerusuhan pada Rabu (22/5/2019). Keesokan harinya, Kamis (23/5/2019) pasukan oranye mulai turun ke jalan membersihkan kawasan tersebut.

Salah satu petugas oranye Suharlan mengatakan, sampah yang terkumpul dari pukul 06.00 hingga 14.00 hari ini mencapai 72 karung. Satu karung rata-rata seberat 50 kg atau total setara dengan 3,6 ton untuk 72 karung.

Sampah itu dikumpulkan dari Jalan Brigjen Katamso hingga Jalan Aipda KS Tubun.

"Rata-rata isi sampahnya itu ban bekas, beling, dan batu," kata Suharlan saat ditemui di area Asrama Polisi pada Kamis (23/05/2019).

Baca juga: Pascarusuh 22 Mei, Sarinah Dipenuhi Sampah hingga Plang Rusak

Hingga kini, karung-karung sampah itu sudah memenuhi dua truk sampah.

Sementara itu, kemarin sesaat setelah terjadi kerusuhan 22 Mei, Ali, kerabat Suharlan yang juga petugas oranye mengatakan jumlah sampah lebih banyak.

"Ada ratusan karung kalau kemarin, banyak, enggak kehitung, apalagi pagi setelah pembakaran mobil-mobil ini," kata Ali.

Hingga pukul 14.30, pasukan oranye masih melakukan pembersihan sisa-sisa puing yang masih tersisa.

Puing-puing tersebut adalah sisa dari kerusuhan 22 Mei yang terjadi karena massa menyerang Asrama Brimob.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Megapolitan
Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Megapolitan
Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Megapolitan
Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Megapolitan
Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Megapolitan
Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Megapolitan
UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Megapolitan
Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Megapolitan
Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Megapolitan
Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Atasi Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Balai Latihan Kerja di Kelurahan

Atasi Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Balai Latihan Kerja di Kelurahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X