184 Tersangka Perusuh 22 Mei 2019 di Slipi dan Petamburan Ditangkap

Kompas.com - 23/05/2019, 20:36 WIB
Sejumlah tersangka pelaku kerusuhan di kawasan Slipi dan Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019) yang berhasil ditangkap polisi. KOMPAS.com/JimySejumlah tersangka pelaku kerusuhan di kawasan Slipi dan Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019) yang berhasil ditangkap polisi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Barat menangkap 184 orang tersangka pelaku kerusuhan di kawasan Slipi dan Petamburan pada Rabu (22/5/2019) kemarin.

"Kami sudah melakukan penangkapan sebanyak 184 orang, sekarang sedang intensif kami adakan pemeriksaan dan penyelidikan," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, Kamis (23/5/2019).

Jumlah itu bertambah dari total 165 orang yang sudah diamankan pada Rabu kemarin.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, busur, bom molotov, bambu runcing, dan petasan.


Baca juga: Kerusuhan yang Sempat Lumpuhkan Jalan Jatibaru, Slipi, dan Petamburan

Polisi juga menemukan uang tunai senilai Rp 20 juta dan beberapa amplop berisi uang.

Hengki menegaskan, para tersangka yang ditangkap itu bukan orang yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum

"Apakah menyampaikan pendapat di muka umum memang harus menggunakan senjata tajam, apa harus menggunakan molotov? Apa menggunakan bambu runcing?" kata dia.

Dari hasil pemeriksaan, Hengki menyatakan bahwa para tersangka berasal dari berbagai daerah di Jakarta dan dari luar Jakarta.

Berikut adalah data tentang asal dan jumlah tersangka yang diamankan Polres Metro Jakarta Barat: 

Kelompok Banten 41 orang

Kelompok Jawa Barat 38 orang

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X