Pukul 10.00, Amien Rais Akan Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Makar Eggi Sudjana

Kompas.com - 24/05/2019, 05:42 WIB
Amien Rais di Polda Metro Jaya ketika hendak menjeguk Eggi Sudjana, Senin (20/5/2019) malam. KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAAmien Rais di Polda Metro Jaya ketika hendak menjeguk Eggi Sudjana, Senin (20/5/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Ditreskrimum  Polda Metro Jaya mengagendakan pemanggilan kedua anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga,  Amien Rais, Jumat (24/5/2019). 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Amien akan diperiksa terkait kasus dugaan  makar dengan tersangka Eggi Sudjana.

"Ya, sudah diagendakan (untuk dipanggil sebagai saksi) jam 10.00," ujar Argo saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat. 

Baca juga: Amien Rais Datangi Massa di Bawaslu, Minta Berjuang Tanpa Kekerasan

"Belum ada konfirmasi (kehadiran)," katanya. 

Sebelumnya, Amien memastikan dirinya akan hadir memenuhi panggilan kedua penyidik Polda Metro Jaya.

"Besok (panggilan) kedua saya datang," kata Amien di Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019).

Baca juga: Jumat, Polisi Kembali Panggil Amien Rais sebagai Saksi Kasus Makar

Amien mangkir dari panggilan pertama penyidik pada 20 Mei karena alasan sibuk. 

Sementara itu, penyidik telah meminta keterangan dua saksi untuk kasus makar Eggi, yakni mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen dan politikus Partai Gerindra Permadi Satrio Wiwoho atau biasa dikenal Permadi. 

Eggi resmi ditahan selama 20 hari ke depan sejak 14 Mei.

Baca juga: Amien Rais Akan Penuhi Panggilan Kedua Polisi sebagai Saksi Kasus Makar Eggi Sudjana

Keputusan penahanan dikeluarkan setelah Eggi menjalani  pemeriksaan lebih dari 30 jam sejak 13 Mei pukul 16.30.

Eggi ditetapkan sebagai tersangka makar terkait seruan  people power.

Eggi dijerat Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Laporan Keluarga, Identitas Mayat dalam Koper di Bogor Belum Terungkap

Tak Ada Laporan Keluarga, Identitas Mayat dalam Koper di Bogor Belum Terungkap

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh Rp 20 Miliar untuk Memperbaiki Jalan Rusak karena Banjir

Pemkot Bekasi Butuh Rp 20 Miliar untuk Memperbaiki Jalan Rusak karena Banjir

Megapolitan
Polisi Usut Video Pria Masturbasi di Dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Polisi Usut Video Pria Masturbasi di Dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Megapolitan
Genangan di Underpass Kemayoran Baru Bisa Kering Senin Lusa

Genangan di Underpass Kemayoran Baru Bisa Kering Senin Lusa

Megapolitan
10 Pompa Dikerahkan untuk Sedot Banjir 2,5 Meter di Underpass Kemayoran

10 Pompa Dikerahkan untuk Sedot Banjir 2,5 Meter di Underpass Kemayoran

Megapolitan
Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Sekelompok Orang

Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Sekelompok Orang

Megapolitan
Underpass Kemayoran Tergenang 2,5 Meter karena Pompa Bermasalah

Underpass Kemayoran Tergenang 2,5 Meter karena Pompa Bermasalah

Megapolitan
Gerindra dan PDIP Kota Depok Berkoalisi Hadapi PKS di Pilkada Depok 2020

Gerindra dan PDIP Kota Depok Berkoalisi Hadapi PKS di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong PT Kampoeng Kurma Ajukan Gugatan Pailit

Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong PT Kampoeng Kurma Ajukan Gugatan Pailit

Megapolitan
4 Tersangka Pencurian Ditangkap Aparat Polsek Senen

4 Tersangka Pencurian Ditangkap Aparat Polsek Senen

Megapolitan
Underpass Kemayoran Masih Terendam Banjir 2,5 M, Petugas Berupaya Sedot Air

Underpass Kemayoran Masih Terendam Banjir 2,5 M, Petugas Berupaya Sedot Air

Megapolitan
Masyarakat Tionghoa Dalam Aktivitas Perjudian di Batavia

Masyarakat Tionghoa Dalam Aktivitas Perjudian di Batavia

Megapolitan
Merajut Toleransi dan Keberagaman di Kelenteng Pan Kho Bio

Merajut Toleransi dan Keberagaman di Kelenteng Pan Kho Bio

Megapolitan
Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X