Seusai Shalat Gaib, Massa Bersalaman dan Rangkulan dengan Brimob di Sarinah

Kompas.com - 24/05/2019, 19:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri Pribumi Bersatu mendirikan shalat gaib di perempatan Sarinah, Jakarta Pusat Jumat (24/5/2019) sore.

Seusai shalat gaib, mereka bersalaman dan berangkulan dengan anggota Brimob. Peristiwa ini tepatnya berlangsung di depan gedung Djakarta Theatre di seberang gedung Bawaslu RI.

"Mari, teman-teman yang mau bersalaman dengan pak polisi, sini, ayo. Assalamualaikum, Pak polisi!" seru seorang ustaz yang menjadi imam jemaah salat gaib. Jemaah kemudian langsung menghampiri, menyalami, dan berangkulan dengan aparat Brimob.

Baca juga: Massa Pribumi Bersatu Shalat Gaib di Perempatan Sarinah

"Sedulurku kabeh, sedulurku aku wong Semarang," ucap seorang anggota Brimob sambil menyalami seorang bapak.

Pemandangan ini terasa sejuk usai bentrok polisi dengan massa yang rusuh 

Emak-emak yang jumlahnya cukup banyak pada sore ini juga tak luput menyalami anggota Brimob. Mereka menyampaikan kesedihan akibat timbulnya korban jiwa buntut insiden 21-22 Mei, sekaligus mendukung polisi agar menjalankan tugasnya dengan sabar.

Baca juga: Sandiaga Bilang Akan Shalat Gaib Terkait Gugurnya Petugas KPPS

"Pak, mohon hati nuraninya nanti lebih dikedepankan. Tolong, Pak, jangan menjajah kita. Kita saudara, kita saudara. Kita jaga sama-sama, kita yang berdemo tidak rusuh," ujar seorang ibu paruh baya kepada anggota Brimob.

"Siap, Ibu. Siap," jawab polisi.

Untuk diketahui, sebelumnya mereka mendirikan shalat gaib untuk mendoakan para korban Pemilu 2019, termasuk ratusan petugas KPPS dan beberapa korban tewas akibat bentrokan dengan polisi usai aksi unjuk rasa pada 21 Mei 2019.

Sontak, kejadian ini menyita perhatian warga dan wartawan yang ada di lokasi. Massa dan polisi yang bersalaman juga membiarkan diri mereka untuk difoto sembari berpose.

Situasi di sekitar gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat yang pada 21-22 Mei lalu sempat panas akibat bentrokan polisi dengan massa ricuh, hingga Jumat sore ini terpantau tenang. Meski begitu, anggota Brimon tetap berjaga di sekitar lokasi. Barikade kawat berduri juga masih merintangi perempatan Sarinah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Anies Gunakan Tema 'Jakarta Hajatan' untuk HUT Ke-495 Ibu Kota

Alasan Anies Gunakan Tema "Jakarta Hajatan" untuk HUT Ke-495 Ibu Kota

Megapolitan
Panduan Naik KRL dari Bogor ke Tanah Abang Mulai 28 Mei, Transit di Manggarai, Pindah ke Peron 6-7

Panduan Naik KRL dari Bogor ke Tanah Abang Mulai 28 Mei, Transit di Manggarai, Pindah ke Peron 6-7

Megapolitan
PPKM Level 1 di Jabodetabek, Ini Aturan bagi Pengunjung Mal

PPKM Level 1 di Jabodetabek, Ini Aturan bagi Pengunjung Mal

Megapolitan
Ketika Residivis Jadi Pengedar Lagi, Sabu dan Ekstasi Senilai Rp 3 Miliar Diamankan Polisi...

Ketika Residivis Jadi Pengedar Lagi, Sabu dan Ekstasi Senilai Rp 3 Miliar Diamankan Polisi...

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek Berlaku 24 Mei hingga 6 Juni

PPKM Level 1 Jabodetabek Berlaku 24 Mei hingga 6 Juni

Megapolitan
Kapasitas Bioskop Kembali 100 Persen Selama PPKM Level 1 Jabodetabek

Kapasitas Bioskop Kembali 100 Persen Selama PPKM Level 1 Jabodetabek

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek, Mal Dibuka dengan Kapasitas 100 Persen

PPKM Level 1 Jabodetabek, Mal Dibuka dengan Kapasitas 100 Persen

Megapolitan
Kesedihan Pemilik Anjing yang Mati Usai Dititipkan di 'Pet Shop', Bikin Petisi JusticeForMaxi hingga Lapor Polisi

Kesedihan Pemilik Anjing yang Mati Usai Dititipkan di "Pet Shop", Bikin Petisi JusticeForMaxi hingga Lapor Polisi

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek, Kapasitas Tempat Ibadah Kini Kembali 100 Persen

PPKM Level 1 Jabodetabek, Kapasitas Tempat Ibadah Kini Kembali 100 Persen

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek, Aktivitas Warga Kembali seperti Sebelum Pandemi

PPKM Level 1 Jabodetabek, Aktivitas Warga Kembali seperti Sebelum Pandemi

Megapolitan
UPDATE 23 Mei 2022: Tambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, 11 Pasien Sembuh

UPDATE 23 Mei 2022: Tambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, 11 Pasien Sembuh

Megapolitan
Jadwal, Lokasi, dan Syarat Lengkap Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi, Selasa 24 Mei 2022

Jadwal, Lokasi, dan Syarat Lengkap Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi, Selasa 24 Mei 2022

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek, Warteg dan PKL Boleh Buka sampai Pukul 22.00, Kapasitas 100 Persen

PPKM Level 1 Jabodetabek, Warteg dan PKL Boleh Buka sampai Pukul 22.00, Kapasitas 100 Persen

Megapolitan
Saat Orang Berduit dan Berkuasa Paksa Masukkan Anaknya ke SMAN di Kota Tangerang, Sekolah Kelebihan Siswa...

Saat Orang Berduit dan Berkuasa Paksa Masukkan Anaknya ke SMAN di Kota Tangerang, Sekolah Kelebihan Siswa...

Megapolitan
Pembangunan ITF Sunter Akan Gunakan APBD

Pembangunan ITF Sunter Akan Gunakan APBD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.