Sandiaga: Kami Tidak Siapkan Massa ke Mahkamah Konstitusi

Kompas.com - 24/05/2019, 20:13 WIB
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno Nomor Urut 02 saat hadiri buka bersama Partai Gerindra dan Pemuda Pancasila Jakarta Barat pada Jumat (24/05/2019). KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMCalon Wakil Presiden Sandiaga Uno Nomor Urut 02 saat hadiri buka bersama Partai Gerindra dan Pemuda Pancasila Jakarta Barat pada Jumat (24/05/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan bahwa pihaknya tidak menyiapkan massa saat melaporkan dugaan kecurangan Pemilu di Mahkamah Konstitusi pada Jumat (24/05/2019).

Hal itu dikatakan Sandi usai berbuka puasa bersama dengan Partai Gerindra DKI Jakarta dan Pemuda Pancasila Jakarta Barat di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Kami tidak menyiapkan, ya, karena ini adalah proses formal. Salah satu upaya hukum yang akan kami lakukan demi Pemilu yang jujur dan adil," kata Sandi saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat (24/05/2019).

Baca juga: Sandiaga: Sulit Mengatakan Pemilu Kita Berjalan Jujur dan Adil

Sebelumnya, di Kertanegara, Sandi telah menyampaikan bahwa Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan mengajukan gugatan ke MK hari ini pukul 20.45 malam.

Sandiaga mengungkapkan, Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo, ditunjuk sebagai penanggungjawab tim hukum yang akan bersidang di MK.

Sandi yakin bahwa upaya BPN dan tim akan membuahkan hasil yang positif.

"Kita Insyaallah akan mendapatkan hasil yang positif dari upaya kita yang sesuai dengan tahapan-tahapan," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Megapolitan
Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Megapolitan
Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Megapolitan
Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X