Sejumlah Artis Bagikan Takjil buat Anggota TNI-Polri yang Berjaga di MK

Kompas.com - 24/05/2019, 20:51 WIB
Sejumlah artis bagikan takjil untuk para petugas TNI-Polri yang berjaga di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).KOMPAS.com/Ryana Aryadita Sejumlah artis bagikan takjil untuk para petugas TNI-Polri yang berjaga di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah artis membagikan makanan berbuka puasa kepada para anggota TNI dan Polri yang bertugas di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019) sore.

Artis-artis tersebut di antaranya Sammy Simorangkir, Bemby Putuanda, dan Zora Vidyanata.

Mereka datang sekitar pukul 17.30 WIB dan bertemu langsung dengan para anggota TNI dan Polri untuk membagikan makanan berbuka.

Aparat pun langsung menyambut takjil yang dibagikan mereka.


Baca juga: Ini 5 Tim Hukum yang Disiapkan KPU untuk Hadapi Sengketa Hasil Pemilu di MK

Salah satu artis komedi Bemby Putuanda menyampaikan, pembagian takjil dan makanan berbuka puasa itu sebagai bentuk apresiasi kepada TNI dan Polri dalam menjaga keamanan ketika menghadapi unjuk rasa yang berujung rusuh dalam beberapa hari terakhir.

Ia menambahkan, takjil dan makanan berbuka puasa tersebut sebagai ucapan terimakasih kepada aparat keamanan yang sudah berkerja keras selama bertugas.

“Kami merasa sebagai masyarakat mengapresiasi sekali kerja keras TNI dan Polri, sebagai garda terdepan menjaga NKRI,” kata Bemby.

Selain makanan berbuka puasa dan takjil, para artis itu juga memberikan kaos agar petugas bisa memiliki pakaian ganti selama bertugas.

“Kami juga memberikan kaos kepada Bapak (anggota) TNI dan Polri agar mereka ganti baju ya, kan gerah juga setiap hari biar ada gantinya,” ujar Sammy Simorangkir.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Anies Berharap Pemilihan Wagub DKI Tak Sampai Tahun Depan

Anies Berharap Pemilihan Wagub DKI Tak Sampai Tahun Depan

Megapolitan
Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Megapolitan
Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Megapolitan
Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Close Ads X