Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Kompas.com - 25/05/2019, 10:10 WIB
Demonstran mencoba menyerang polisi saat terjadi kericuhan di dekat gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Rabu (22/5/2019). KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESDemonstran mencoba menyerang polisi saat terjadi kericuhan di dekat gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Rabu (22/5/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Video yang menggambarkan seorang lelaki dipukuli oleh sejumlah polisi ketika peristiwa kerusuhan di Jakarta beberapa waktu lalu tersebar luas di media sosial.

Narasi yang beredar menyebut, pria itu tewas dipukuli. Adapun kabar yang beredar menyatakan, peristiwa itu terjadi di dekat Masjid Al Huda, kawasan Kampung Bali, Kamis (23/5/2019).

Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan peristiwa tersebut. Namun, ia membantah narasi yang menyebut pria tersebut tewas dipukuli.

"Pada kenyataannya orang yang dalam video tersebut adalah pelaku perusuh yang sudah kami amankan atas nama A alias Andri Bibir," kata Dedi kepada wartawan, Sabtu (25/5/2019).

Baca juga: Penyebar Hoaks Ada Brimob dari China Minta Maaf

Dedi menuturkan, Andri bertugas menyuplai pecahan batu kepada para perusuh untuk dilempari ke arah polisi.

Ia juga menyiapkan jeriken berisi air untuk mengobati rasa perih akibat gas air mata.

"Batu itu disiapkan tersangka Andri Bibir untuk disuplai kepada teman-temannya yang melakukan demo. Demo ini tidak spontan. Artinya, by setting untuk menciptakan kerusuhan," ujar Dedi.

Baca juga: TNI: Hoaks Video Oknum Bais Provokasi Massa

Dedi melanjutkan, peristiwa pemukulan yang viral di media sosial itu terjadi ketika Andri hendak kabur setelah aksinya tepergok petugas.

"Tersangka Andri Bibir ini waktu lihat anggota langsung mau kabur karena merasa salah. Ketakutan dia, dikepung oleh anggota pengamanan," kata Dedi.

Saat ini, Andri diamankan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Ia juga sudah berstatus sebagai tersangka.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Megapolitan
Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X