Mahasiswi Trisakti Tewas Tertimpa Keramik di Kampusnya

Kompas.com - 27/05/2019, 16:59 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang mahasiswi Universitas Trisakti tewas setelah kepalanya tertimpa keramik dinding di kampusnya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Sabtu (25/7/2019)

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Sastika Aktadivia mengatakan, saat itu korban sedang duduk bersama teman-temannya di sekitar gedung E kampus tersebut.

Saat sedang asik mengobrol dengan tiga orang temannya, tiba-tiba sebuah keramik jatuh dari lantai enam gedung dan menimpa kepala korban.

"Kejadian jam 12.00 siang. Dapat infonya jam 15.00 sore kemarin," kata Rensa saat dikonfirmasi wartawan Senin (27/5/2019).

Baca juga: WN Amerika Serikat Ditemukan Tewas di Hotel Setelah Kebanyakan Konsumsi Minuman Keras

Teman yang tepat di sebelah korban juga sempat terkena serpihan keramik namun tidak mengalami luka. Sementara dua teman lainnya sama sekali tidak terkena jatuhnya keramik.

Diduga, keramik tersebut lepas karena terus menerus terkena hujan dan sinar matahari. Rensa juga menyebutkan sebelumnya sudah ada dua keramik yang terlepas dari gedung tersebut.

Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Royal Taruma di Jalan Daan Mogot, namun nyawanya tidak tertolong. 

"(Korban) Sempat di bawa ke IGD dan saat dipindah ke ICU korban meninggal," tuturnya.

Atas permintaan pihak keluarga jenazah korban tidak dilakukan visum dan langsung dimakamkan di kampung halamannya di Boyolali, Jawa Tengah.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapkan Payung, Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Diprediksi Hujan

Siapkan Payung, Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Diprediksi Hujan

Megapolitan
Kali Jambe yang Kembali Ditutupi Sampah, Tiga Kali dalam Tiga Bulan...

Kali Jambe yang Kembali Ditutupi Sampah, Tiga Kali dalam Tiga Bulan...

Megapolitan
Melihat Jalur Sepeda di Lima Kota Dunia, Bisa Jadi Contoh Bagi Jakarta

Melihat Jalur Sepeda di Lima Kota Dunia, Bisa Jadi Contoh Bagi Jakarta

Megapolitan
APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X