Pegawai Protes THR Tak Dibayarkan Penuh, Ini Penjelasan RS Fatmawati

Kompas.com - 27/05/2019, 22:57 WIB
Demonstrasi Pegawai RSUP Fatmawati Menuntut Pembayaran THR Penuh, Senin (27/5/2019). (Foto Istimewa) Walda MarisonDemonstrasi Pegawai RSUP Fatmawati Menuntut Pembayaran THR Penuh, Senin (27/5/2019). (Foto Istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Jakarta Selatan, menggelar aksi unjuk rasa, Senin (27/5/2019).

Mereka memprotes kebijakan rumah sakit yang tidak membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh.

Kepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Kehumasan RSUP Fatmawati, Atom Kadam membenarkan adanya tersebut.

"Tadi penyampaian aspirasi karyawan RS Fatmawati terkait THR dan kami dari manajemen sudah temui kawan-kawan, sampaikan aturan main pemberian THR," ujar Atom saat ditemui di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin. 

Baca juga: Dapat THR, Ini 7 Lokasi Belanja Murah di Bandung

Atom mengatakan, pegawai geram lantaran hanya mendapatkan THR Rp 500.000.

Hal tersebut disebabkan adanya Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) tentang pemberian THR yang baru saja diteken pada 10 Mei dan SK-nya baru diberikan ke pihak rumah sakit pada 22 Mei.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya, kata dia, belum sempat menyosialisasikan aturan baru tersebut. 

Baca juga: 8 Dinas di Aceh Utara Telat Terima THR, Ini Sebabnya

"Semuanya pasti dapatnya besar. Sebenarnya mereka (pegawai) sendiri belum baca PMK-nya. Sejauh ini memang belum ada sosialisasi, kami dapat SK-nya 22 Mei, sangat singkat sekali," katanya. 

Dalam SK tersebut, pembayaran THR akan dilakukan secara bertahap dan akan dilunasi hingga Juli.

"Remunerasi nanti di bulan Juni berbasis kinerja dan dibayarkan bulan Juli. Sebenarnya hanya putus kominikasi antara pegawai dan menajemen," kata Atom. 

Baca juga: THR PNS Cair, Menkeu Berharap Konsumsi Masyarakat Terdongkrak

Dia mengatakan, beberapa perwakilan pegawai sudah diajak berdialog dengan manajemen. 

Kesepakatannya, pihak rumah sakit segera menyosialisasikan surat edaran aturan baru pembayaran THR.

"Edaran akan kami sampaikan secepatnya. Janji direktur keuangan kami akan dalam dua hari lagi," ucapnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Hari Dirawat karena Sakit Jantung, Haji Lulung Masih di Ruang ICU

10 Hari Dirawat karena Sakit Jantung, Haji Lulung Masih di Ruang ICU

Megapolitan
Haji Lulung Dikabarkan Alami Serangan Jantung Berulang Semalam

Haji Lulung Dikabarkan Alami Serangan Jantung Berulang Semalam

Megapolitan
Ibu 72 Tahun di Bekasi Dilaporkan 5 Anaknya ke Polisi karena Persoalan Harta Warisan

Ibu 72 Tahun di Bekasi Dilaporkan 5 Anaknya ke Polisi karena Persoalan Harta Warisan

Megapolitan
Jalan Lodan Raya Terendam Banjir Rob, Warga Sebut Ada Tanggul Jebol

Jalan Lodan Raya Terendam Banjir Rob, Warga Sebut Ada Tanggul Jebol

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Opsi Cari Sumber Pendanaan Lain agar Proyek ITF Sunter Bisa Jalan

Pemprov DKI Buka Opsi Cari Sumber Pendanaan Lain agar Proyek ITF Sunter Bisa Jalan

Megapolitan
Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Ketua Komisi B: Publik Jadi Menilai Tidak Aman

Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Ketua Komisi B: Publik Jadi Menilai Tidak Aman

Megapolitan
Pembangunan Sumur Resapan di Jakarta Tetap Akan Dilanjutkan meski Anggaran Dicoret DPRD DKI

Pembangunan Sumur Resapan di Jakarta Tetap Akan Dilanjutkan meski Anggaran Dicoret DPRD DKI

Megapolitan
Camat Sebut Tutup Sumur Resapan di Lebak Bulus yang Ambles Sudah Diperbaiki

Camat Sebut Tutup Sumur Resapan di Lebak Bulus yang Ambles Sudah Diperbaiki

Megapolitan
 Anies Tak Restui Reuni 212 di Patung Kuda, Demi Pencitraan untuk Pilpres?

Anies Tak Restui Reuni 212 di Patung Kuda, Demi Pencitraan untuk Pilpres?

Megapolitan
4 Kali Kecelakaan dalam 39 Hari, Komisi B Kembali Panggil Transjakarta

4 Kali Kecelakaan dalam 39 Hari, Komisi B Kembali Panggil Transjakarta

Megapolitan
Mobil Dinas TNI Terguling hingga Ringsek di Jatinegara

Mobil Dinas TNI Terguling hingga Ringsek di Jatinegara

Megapolitan
2 Korban Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber adalah Siswa SMK Taruna Bhakti Depok

2 Korban Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber adalah Siswa SMK Taruna Bhakti Depok

Megapolitan
Ironi Petugas Damkar: Diandalkan di Segala Situasi, tapi Bekerja Ganda dengan Gaji Tak Seberapa

Ironi Petugas Damkar: Diandalkan di Segala Situasi, tapi Bekerja Ganda dengan Gaji Tak Seberapa

Megapolitan
Ketika Reuni 212 Ditolak dan Diblokade, Panitia: Jangan Anggap Kami seperti Musuh...

Ketika Reuni 212 Ditolak dan Diblokade, Panitia: Jangan Anggap Kami seperti Musuh...

Megapolitan
Atasi Genangan di Jalan RE Martadinata Ancol, SDA Pademangan Bangun Kolam Olakan

Atasi Genangan di Jalan RE Martadinata Ancol, SDA Pademangan Bangun Kolam Olakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.