Buka Rute ke Soekarno-Hatta, Transjakarta Ingin Layani 50.000 Pekerja Bandara

Kompas.com - 29/05/2019, 14:55 WIB
Bus transjakarta dengan karakter yang murah meriah menggunakan jalan yang telah ada dan teknik konstruksi yang sederhana. Rute awal (sepanjang 12.9 kilometer dengan biaya US$ 29 juta) telah ditambah dan diadaptasi berulang kali sehingga saat ini mencapai 125 rute, 2,000 bus, dan lebih dari 650.000 penumpang setiap hari. Ceritalah/Zakie RamadhaniBus transjakarta dengan karakter yang murah meriah menggunakan jalan yang telah ada dan teknik konstruksi yang sederhana. Rute awal (sepanjang 12.9 kilometer dengan biaya US$ 29 juta) telah ditambah dan diadaptasi berulang kali sehingga saat ini mencapai 125 rute, 2,000 bus, dan lebih dari 650.000 penumpang setiap hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono mengatakan, rute bus Transjakarta ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan segera dioperasikan. Rute itu  menyasar para pekerja bandara. Diperkirakan ada 50.000 pekerja yang terbantu dengan layanan transjakarta yang harganya terjangkau.

"Kalau karyawan bayangin tiap hari ke bandara berapa ongkosnya. Kehidupan di Jakarta salah satunya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, ini salah satu komitmen kami buka rute ke bandara, terutama untuk karyawan bandara," kata Agung di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Menurut Agung, kebutuhan ini telah disampaikan langsung oleh PT Angkasa Pura II. Kedua belah pihak telah menandatangani kesepakatan untuk membuka layanan.

Baca juga: Setelah MRT Beroperasi, Penumpang Transjakarta Diklaim Melonjak

Agung menambahkan, pihaknya siap memberikan layanan tanpa subsidi jika dikhawatirkan akan mematikan operator bus lainnya.

"Buat kami yang penting ada kebutuhan, kami layani. Kalau ada rute penumpang tanpa subsidi ya enggak apa-apa," ujar dia.

PT TransJakarta telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan PT Angkasa Pura II (AP II). Melalui MoU itu, PT TransJakarta akan menyediakan layanan bus TransJakarta di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan, bus Transjakarta rute Bandara Soekarno-Hatta akan dikenai tarif komersial tanpa subsidi. Menurut Bambang, opsi itu diambil untuk menjaga persaingan antaroperator di Bandara Soekarno-Hatta

Di tiga terminal Bandara Soekarno-Hatta, sudah ada sejumlah operator bus seperti Damri dan Perum PPD. Operator itu sudah lebih dahulu beroperasi dengan tarif yang jauh lebih mahal dari tarif Transjakarta.

Baca juga: PT Transjakarta Minta Tarif Listrik Diturunkan untuk Bus Listrik

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Megapolitan
Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Megapolitan
Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Megapolitan
Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Megapolitan
Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Megapolitan
Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Megapolitan
Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Megapolitan
Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Megapolitan
Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Megapolitan
UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

Megapolitan
Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X