Ketika Warga Pilih Beli Baju Lebaran di Trotoar Jatibaru Ketimbang Skybridge Tanah Abang...

Kompas.com - 30/05/2019, 23:48 WIB
Sejumlah pedagang di Skybridge Tanah Abang mengobral barang dagangan jelang Lebaran 2019. KOMPAS.com/Vitorio MantaleanSejumlah pedagang di Skybridge Tanah Abang mengobral barang dagangan jelang Lebaran 2019.

Adapun, sebagian PKL Jatibaru telah direlokasi ke Skybridge Tanah Abang. Namun, beberapa PKL yang tak kebagian kios masih menggelar lapak di trotoar Jatibaru.

"Enggak kedapatan pas itu (saat pendataan oleh Pemprov DKI). Lagian enak di sini lebih ramai yang beli, yang jual juga lebih ramai," ujar pedagang kaos, Adrian. 

Baca juga: Keluhan Pedagang Tanah Abang: Penjualan Lebih Sepi hingga Persaingan dengan Toko Online

Adrian mengaku tak khawatir jika lapaknya ditertibkan Satpol PP.

Ia bahkan menunjuk ke arah dua petugas Satpol PP yang berdiri di trotoar tempat para PKL berdagang.

"Kalau lagi puasa, mereka juga malas ngusir-ngusir, kan, butuh tenaga. Ngerti juga kali mereka, sama-sama mau Lebaran," kata Adrian.

Baca juga: PKL Caplok Trotoar, Jalan di Depan Pasar Tanah Abang Macet Parah

Eks PKL Jatibaru yang sekarang berdagang di Skybridge Tanah Abang, Sulis, juga mengungkapkan hal serupa.

Ia menilai, animo pembeli lebih tinggi dijumpai di Jatibaru ketimbang di Skybridge Tanah Abang.

"Mas lihat saja sendiri, lebih ramai mana di sini apa di bawah? Sini ramai, iya, tetapi coba bandingin sama di bawah. Di bawah itu pembeli yang datang benar-benar niat mau beli bukan kayak di sini sekadar lewat thok," ucap Sulis. 

Baca juga: Omzet Pedagang Tanah Abang Meroket Usai Aksi 22 Mei

Jumlah pedagang dan pembeli di Skybridge Tanah Abang memang tak sesesak di Jatibaru.

Selain karena ruang gerak yang lebih leluasa, jumlah kios dibatasi hanya satu unit tiap pedagang.

Berbeda dengan di Jatibaru, di mana satu orang pedagang mampu membuka lebih dari satu kios.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X