Petugas Mulai Gali Makam Ani Yudhoyono di TMP Kalibata

Kompas.com - 01/06/2019, 16:45 WIB
Makam Ani Yudhoyono di Taman Makan Pahalawan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (1/6/2019) Walda MarisonMakam Ani Yudhoyono di Taman Makan Pahalawan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (1/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas tengah menggali liang kubur untuk jenazah istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, di Blok M 129, Taman Makan Pahalawan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (1/6/2019).

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada pukul 15.38, proses penggalian masih berlangsung. Beberapa petugas masih mencangkul untuk memperdalam kuburan.

Ukuran kuburan tersebut seluas sekitar 1x2 meter. 

Baca juga: Ani Yudhoyono di Mata Mufida Kalla...

Staf Pengelola TMP Kalibata, Hidayat mengatakan, penggalian dilakukan enam petugas. 

"Kalau sekarang untuk penggalian sebanyak enam orang, tetapi untuk besok proses penguburan sepuluh orang," ujar Hidayat di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu. 

Proses penggalian makam sudah berlangsung sejak pukul 14.00. Diperkirakan kuburan selesai digali pada Sabtu sore ini. 

Baca juga: Kapolda Jabar: Jenazah Ani Yudhoyono Tiba di Halim Pukul 20.30 WIB

Sebelumnya, Ani Yudhoyono tutup usia pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu Singapura karena mengidap kanker darah.

Jenazah direncakan tiba di Indonesia pada Sabtu malam dan akan disemayamkan di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, sebelum dimakamkan di TMP Kalibata.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X