Marty Natalegawa: Ibu Ani Yudhoyono 10 Tahun Jadi Duta Bangsa di Berbagai Kegiatan Luar Negeri

Kompas.com - 02/06/2019, 15:08 WIB
Menteri Luar Negeri RI periode 2009-2014 Marty Natalegawa menghadiri proses pemakaman istri dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Herawati binti Sarwo Edhie Wibowo atau Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAMenteri Luar Negeri RI periode 2009-2014 Marty Natalegawa menghadiri proses pemakaman istri dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Herawati binti Sarwo Edhie Wibowo atau Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri RI periode 2009-2014 Marty Natalegawa menghadiri prosesi pemakaman istri dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019).

Marty menceritakan, Ani merupakan sebagai sosok Ibu Negara yang selalu ingin mempelajari kebudayaan negara lain.

Ani tak segan untuk memberikan kontribusi berupa pemikiran-pemikiran terhadap kegiatan internasional yang diikuti suaminya.

"Sebenarnya Ibu Ani sebagai ibu negara selama 10 tahun benar-benar menjadi sosok duta bangsa di berbagai kegiatan luar negeri. Beliau bukan saja mewakili Indonesia tetapi juga peduli untuk mempelajari budaya negara-negara lain," ujar Marty di TMP Kalibata.

Baca juga: Presiden Jokowi Jadi Inspektur Upacara Pemakaman Ani Yudhoyono

Nasihat yang selalu digaungkan oleh Ani kepada jajaran menteri kala itu adalah selalu menjadi orang baik.

"Pekerjaan dan keterampilan itu bisa kita peroleh dengan ketekunan. Tapi Ibu Ani memberikan penekanan dan nasehat agar senantiasa bertutur kata dengan baik dan tidak berburuk sangka," ungkap Marty.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Megawati, Habibie, hingga Try Sutrisno Ikut Lepas Ani Yudhoyono ke Peristirahatan Terakhir

Ani Yudhoyono wafat setelah dirawat selama sekitar tiga bulan di National University Hospital Singapura.

Ani mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, sekitar pukul 11.50 waktu Singapura.

Pada Sabtu malam, jenazah Ani dibawa dari Singapura dan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma. Setelah itu, jenazah disemayamkan di rumah duka Cikeas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tinggi, PD Pasar Kota Tangerang Ungkap Penyebabnya

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tinggi, PD Pasar Kota Tangerang Ungkap Penyebabnya

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,55 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,55 Persen

Megapolitan
Pohon Tumbang di Ciledug, Pengendara Putar Balik Masuk Underpass

Pohon Tumbang di Ciledug, Pengendara Putar Balik Masuk Underpass

Megapolitan
200 Warga Jakarta Barat Dilatih Jadi Pengusaha Makanan Olahan Jamur dan Ikan

200 Warga Jakarta Barat Dilatih Jadi Pengusaha Makanan Olahan Jamur dan Ikan

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Jalan Pramuka: Hindari Truk Molen Lalu Tabrak Separator

Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Jalan Pramuka: Hindari Truk Molen Lalu Tabrak Separator

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegur Transjakarta karena Tak Laporkan Kecelakaan di Jalan Pramuka Jaktim

Polda Metro Jaya Tegur Transjakarta karena Tak Laporkan Kecelakaan di Jalan Pramuka Jaktim

Megapolitan
Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Jalan Pramuka

Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Jalan Pramuka

Megapolitan
Pengunjung Restoran di Jaksel Bakal Dibatasi Selama PPKM Level 3, Pelanggar Bakal Ditindak

Pengunjung Restoran di Jaksel Bakal Dibatasi Selama PPKM Level 3, Pelanggar Bakal Ditindak

Megapolitan
3 Bulan Usai Dilaporkan ke Polisi, Kasus Pelecehan oleh Pemuka Agama di Tangerang Masih Jalan di Tempat

3 Bulan Usai Dilaporkan ke Polisi, Kasus Pelecehan oleh Pemuka Agama di Tangerang Masih Jalan di Tempat

Megapolitan
Bikin Banjir, 10 Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Duren Sawit Dibongkar

Bikin Banjir, 10 Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Duren Sawit Dibongkar

Megapolitan
PPKM Level 3 Berlaku Mulai 24 Desember, Taman hingga Tempat Wisata di Jaksel Ditutup

PPKM Level 3 Berlaku Mulai 24 Desember, Taman hingga Tempat Wisata di Jaksel Ditutup

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim 8 Truk Logistik Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru

Pemprov DKI Kirim 8 Truk Logistik Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru

Megapolitan
Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Kesehatan dan Kondisi Sopir Jadi Sorotan

Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Kesehatan dan Kondisi Sopir Jadi Sorotan

Megapolitan
Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sentil Dirut dan Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut

Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sentil Dirut dan Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut

Megapolitan
Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.