Hari Ini, Nantikan Keseruan #BukBerCeria Bersama Korban Kebakaran Kampung Bandan

Kompas.com - 03/06/2019, 11:25 WIB
Warga Kampung Bandan mulai membangun rumah miliknya yang terbakar pada Sabtu (11/5/2019). Menurut Ketua RW 05 Kampung Bandan, Senin (27/5/2019) setidaknya terdapat 30 rumah yang sedang dibangun kembali oleh warganya. Kompas.com / Tatang Guritno Warga Kampung Bandan mulai membangun rumah miliknya yang terbakar pada Sabtu (11/5/2019). Menurut Ketua RW 05 Kampung Bandan, Senin (27/5/2019) setidaknya terdapat 30 rumah yang sedang dibangun kembali oleh warganya.

JAKARTA, KOMPAS.com- Sejumlah warga korban kebakaran di Kampung Bandan, Jakarta Utara kali ini terpaksa menjalani bulan Ramadhan yang berbeda dari biasanya.

Rumah beserta isinya yang hangus dilalap api membuat mereka harus tinggal di pengungsian atau dibantu sanak saudara. Ada pula yang kini sudah mulai membangun kembali rumah mereka menggunakan uang pribadi.

Melihat kondisi itu, Kompas.com kembali bekerja sama dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) dan Kitabisa.com melanjutkan aksinya membagikan bingkisan lebaran dengan tema #BerbagiCeria dan #BukBerCeria bersama korban kebakaran di Kampung Bandan.

Baca juga: #BukberCeria Pertama, Kolaborasi Warganet Bersama Kompas.com, ACT, dan Kitabisa.com


#BerbagiCeria ini akan dilaksanakan pada Senin (3/6/2019) siang ini pukul 13.00 WIB.

Dalam #BerbagiCeria ini, Kompas.com dan ACT menyediakan lebih dari 600 bingkisan untuk para korban kebakaran Kampung Bandan.

Salah satu panitia dari ACT, Juliani Aryanti mengatakan, bingkisan yang diberikan merupakan kebutuhan pokok yang dibutuhkan menjelang hari Raya Idul Fitri mendatang.

Adapun bingkisan tersebut berisi, beras 5 kilogram, minyak goreng 1iter, gula pasir 1 kilogram, dan sarden 1 kaleng.

"Diharapkan bingkisan yang diberikan kepada lebih dari 600 Kepala Keluarga tersebut dapat membantu dan memberikan kebahagiaan di hari lebaran mendatang" ucap Julianti.

Julianti mengatakan, kegiatan ini dilakukan agar warga Kampung Bandan turut merasakan indahnya lebaran.

Baca juga: Melihat Humanity Food Truck yang Layani Kaum Dhuafa Saat #BukBerCeria

“Kami ingin melihat mereka tersenyum dan ikut merasakan lebaran seperti orang pada umumnya,” ujarnya.

Masyarakat berbondong-bondong serbu menu buka puasa di Jalan Flyover Cilitan, Jakarta Timur, Kamis (23/5/2019).KOMPAS.com/ CYNTHIA LOVA Masyarakat berbondong-bondong serbu menu buka puasa di Jalan Flyover Cilitan, Jakarta Timur, Kamis (23/5/2019).

Selain berbagi bingkisan, acara ini ditutup dengan #BukBerCeria bersama korban kebakaran Kampung Bandan.

"Acara ini kita lakukan menyambung dari siang hingga sore, nantikan keseruannya," ucap Juli.

Buka bersama ini disiapkan oleh food truck milik ACT yang memiliki kapasitas membuat masakan berkualitas sangat layak sebanyak 1.000 pax per hari. 

Baca juga: Ribuan Donatur #BukBerCeria Beri Bantuan dari Kekurangannya

Bukan makanan instan yang akan disediakan, melainkan makanan sehat yang diolah chef berpengalaman yang selama ini sudah bekerja sama dengan ACT.

Adapun, acara #BerbagiCeria dan #BukberCeria adalah program kolaborasi antara Kompas.com, ACT, dan Kitabisa.com.

Program ini sudah dua kali diadakan di Jakarta selama bulan Ramadhan dengan memberikan bingkisan hari raya dan makanan berbuka puasa.

Program ini merupakan tindakan nyata dari Kompas.com untuk menjalankan kampanyenya #JernihMelihatDunia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Megapolitan
Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Megapolitan
Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Close Ads X