Usai Shalat Id, Anies Bagi-bagi Angpau untuk Anak-anak di Balai Kota

Kompas.com - 05/06/2019, 09:03 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bagi angpau Idul Fitri di Balai Kota, Rabu (5/6/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bagi angpau Idul Fitri di Balai Kota, Rabu (5/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seusai sholat Idul Fitri, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyapa jamaah yang sholat di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019).

Anies juga berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) atau angpau ke anak-anak kecil yang menyalaminya di halaman Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019).

Pantauan Kompas.com, semua jamaah yang sholat di Balai Kota tampak mengantre untuk menyalami Anies dan istrinya. Di samping Anies, tampak Sekertaris DKI Jakarta Saefullah bersama istrinya disalami warga.

Dengan mengenakan baju koko, peci, dan sarung cokelat, Anies tersenyum menyalami jamaah.


Baca juga: Gubernur Anies Baswedan Shalat Idul Fitri di Balai Kota Bersama Keluarga

Saat anak-anak kecil menyalaminya, ia langsung mengambil angpao sebesar Rp 50.000 yang sudah ia siapkan diselipan pecinya.

Menurutnya, berbagi angpau di haru Raya Idul Fitri diakuinya sudah menjadi tradisi sejak ia kecil.

“Ia itu (bagi-bagi angpau) sudah jadi tradisi sejak kecil. Bapak saya dulu bagi-bagi uang kalau lebaran,” ucap Anies di Balaikota, Rabu.

Ia juga bercerita, ayahnya selalu menyiapkan uang baru untuk dibagikan ke anak-anaknya.

“Biasanya kalau Idul Fitri karenan pakai baju koko yang tidak punya kantong, jadi selalu letakin (angpau yang diberi ayah) di dalam peci,” ucapnya.

Baca juga: Shalat Id Selesai, Petugas Kebersihan di Makassar Bergegas Kumpulkan Koran Bekas Alas

Menurut Anies, anak-anak paling senang dibagikan angpau di hari Raya Idul Fitri.

“Senang biasanya anak-anak, nanti pada akhir hari dia ngitung dapat berapa hari ini uang lebarannya,” ucapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Ojek Pangkalan Kelabui Penumpang di Terminal Kalideres, Tarif Rp 200.000 Disebut 20

Modus Ojek Pangkalan Kelabui Penumpang di Terminal Kalideres, Tarif Rp 200.000 Disebut 20

Megapolitan
 Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

Megapolitan
Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X