Lebaran, KRL Beroperasi Normal

Kompas.com - 05/06/2019, 12:57 WIB
Sebuah Kereta Rel Listrik (KRL) melaju di samping lokasi pembangunan Stasiun Sudirman Baru di Jakarta, Senin (6/3/2017). Stasiun yang terintergrasi dengan stasiun MRT itu hanya akan melayani penumpang dari Stasiun Manggarai menuju bandara Soekarno Hatta melewati Stasiun Sudirman Baru, Duri, dan Batu Ceper sebagai stasiun pemberhentian dan diperkirakan selesai pada tahun 2017. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSebuah Kereta Rel Listrik (KRL) melaju di samping lokasi pembangunan Stasiun Sudirman Baru di Jakarta, Senin (6/3/2017). Stasiun yang terintergrasi dengan stasiun MRT itu hanya akan melayani penumpang dari Stasiun Manggarai menuju bandara Soekarno Hatta melewati Stasiun Sudirman Baru, Duri, dan Batu Ceper sebagai stasiun pemberhentian dan diperkirakan selesai pada tahun 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kereta rel listrik (KRL) atau commuter line berjalan normal memasuki hari H Lebaran, Rabu (5/6/2019).

Vice President Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba menuturkan, tidak ada pengurangan maupun perubahan jadwal dan rute kereta pada hari Lebaran.

"KRL beroperasi normal seperti hari biasa, 938 perjalanan," ujar Anne kepada Kompas.com, Rabu siang.

Baca juga: Idul Fitri, Siang Anies Sungkeman di Lebak Bulus, Sore Open House di Menteng

PT KCI memperkirakan bahwa selama dua hari libur Lebaran (hari ini dan besok), jumlah penumpang KRL bakal kembali melesat.

Sebelumnya, jumlah penumpang KRL sempat melorot 6 persen pada H-2 Lebaran atau Senin (3/6/2019) lalu.

"Normal seperti hari biasa. Memang H-2 kemarin (jumlah penumpang) menurun sekitar 6 persen karena mulai pulang mudik. Tapi, prediksi kami mulai hari ini, apalagi besok akan kembali naik lagi. Jadi kami siap dengan 938 perjalanan KRL," ujarnya.

Jadwal kereta feeder ke Stasiun Manggarai, lanjut dia, juga tidak mengalami perubahan.

Baca juga: Pesan Idul Fitri Anies Baswedan: Banyak Kesenjangan di Jakarta, Ayo Berbagi Zakat

 

Dia mengklaim keterlambatan yang mungkin menghambat perjalanan KRL karena adanya penambahan 24 kereta api jarak jauh tambahan tidak begitu signifikan pada Lebaran 2019 ini.

"Sampai saat ini, (keterlambatan) sudah teratasi dan terbantu juga dengan double-double track dari Cakung sampai Jatinegara. Enggak terlalu signifikan (keterlambatannya)," ujar Anne.

"Kami sudah bekerja sama dengan PT KAI Daop 1 juga. Sampai saat ini sih enggak terlalu signifikan keterlambatannya," tutupnya.

Selain perjalanan yang tetap normal, PT KCI juga menyediakan tambahan layanan, untuk antisipasi lonjakan penumpang di musim liburan, antara lain 236 unit vending machine,196 loket manual dan 28 loket portable.

Sebanyak 12 toilet portabel juga akan difungsikan, masing-masing tiga unit di Stasiun Manggarai, dua unit di Stasiun Sudirman, lima unit di Stasiun Lenteng Agung, satu unit di Stasiun Citayam, dan satu unit di Stasiun Rawa Buntu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Megapolitan
Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Megapolitan
Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Megapolitan
Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Megapolitan
Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Megapolitan
Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Megapolitan
Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Megapolitan
33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

Megapolitan
Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Megapolitan
Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X