Lebaran, Tawuran Pecah di Jakarta Pusat

Kompas.com - 05/06/2019, 14:25 WIB
Tawuran terjadi di Kawasan Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019). repro bidik layar akun Instagram @jktinfoTawuran terjadi di Kawasan Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tawuran terjadi di Kawasan Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019). Video tawuran tersebut diunggah akun Instagram @Jktinfo pukul 11.39.

Dalam video terlihat dua kelompok massa tengah saling serang di sebuah jalan kosong yang ada di Harmoni.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Tahan Marpaung membenarkan hal tersebut.

Baca juga: Hendak Bubarkan Tawuran, Anggota Polisi Malah Dianiaya

Polisi mengaku, telah melakukan pengecekan ke lokasi. Dari hasil pengecekan, lanjut dia, tawuran sudah tidak ada.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Rabu (5/6) Tawuran terjadi di Harmoni pada siang hari ini. via @chainiiee @anang_m_06 #jktinfo

A post shared by JAKARTA INFO (@jktinfo) on Jun 4, 2019 at 9:29pm PDT

"Kami dapat laporan. Pas kami cek memang sudah tidak ada. Aman-aman saja," ujar dia, saat ditemui di silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019).

Dia juga belum memastikan adanya korban luka dan korban jiwa dari peristiwa itu.

Baca juga: Dianggap Rawan Tawuran, Ini Titik Pengawasan Polisi Selama Malam Takbiran

Di saat yang sama, Kapolsek Metro Gambir, Ajun Komisaris Besar Johanes Kindangen juga membenarkan adanya peristiwa itu.

Lokasi tersebut pun saat ini sudah dijaga polisi agar aksi serupa tidak terjadi lagi.

"Memang di sana sudah kita lakukan penjagaan, satu pasukan," tutup dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengamat: Skuter Listrik Lebih Cocok Jadi Transportasi Pariwisata

Pengamat: Skuter Listrik Lebih Cocok Jadi Transportasi Pariwisata

Megapolitan
5 Fakta Dinamika Kenaikan UMK Bekasi 2020

5 Fakta Dinamika Kenaikan UMK Bekasi 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta, Bekasi, dan Depok Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jakarta, Bekasi, dan Depok Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Layanan Penyewaan Skuter Listrik GrabWheels Tak Tersedia Lagi di FX Sudirman

Layanan Penyewaan Skuter Listrik GrabWheels Tak Tersedia Lagi di FX Sudirman

Megapolitan
Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Megapolitan
Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Megapolitan
Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Megapolitan
Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Megapolitan
Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Megapolitan
Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Megapolitan
Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X