Libur Lebaran, Pengunjung Monas Tembus 90 Ribu Orang Per Hari

Kompas.com - 07/06/2019, 11:13 WIB
Suasana di Monumen Nasional (Monas) pada H+1 Idulfitri, Kamis (6/6/2019). KOMPAS.com/Vitorio MantaleanSuasana di Monumen Nasional (Monas) pada H+1 Idulfitri, Kamis (6/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Lebih dari 90 ribu warga Jakarta dan sekitarnya mengunjungi Monumen Nasional ( Monas), Jakarta Pusat pada hari kedua libur Lebaran pada Kamis (6/6/2019).

Untuk diketahui, sebelumnya Monas ditutup bagi pengunjung pada hari pertama libur Idul Fitri, Rabu (5/6/2019).

"Hari Kamis tanggal 6 Juni 2019 jumlah pengunjung yang memasuki kawasan Monas dari pukul 05.00 sampai pukul 22.00 WIB sejumlah 90.174 orang," ujar Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Munjirin kepada Kompas.com, Kamis malam.

"Dari jumlah tersebut, pengunjung yang memasuki tugu Monas sebanyak 13.849 orang," tambahnya.


Baca juga: H+1 Lebaran, Monas Ramai Dikunjungi Warga

Lonjakan jumlah pengunjung terjadi dalam kurun waktu sore ke malam hari.

"Sejak pukul 05.00 hingga pukul 17.00 WIB, jumlah pengunjung Monas 40.839 orang," ujar Munjirin. Hanya berselang 5 jam kemudian, angka tersebut bertambah lebih dari seratus persen.

Munjirin menyatakan, jumlah ini melampaui rata-rata kunjungan harian ke Monas pada musim liburan panjang.

"Kalau liburan begini rata-rata kunjungan harian sekitar 70-80 ribuan pengunjung," kata dia.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di Monas, Kamis (6/6/2019), pengunjung didominasi oleh keluarga besar yang hendak tamasya. Kebanyakan dari mereka membawa serta anak-anak, balita, hingga bayi. Tak sedikit pula lansia yang turut menikmati Monas bersama keluarga.

Baca juga: Sejumlah Tips Berkunjung ke Monas

Hingga sore hari, taman-taman di sekitar Monas jadi sasaran keluarga-keluarga ini untuk bersantai sekaligus berteduh dari sengatan terik matahari. Mereka menggelar tikar, merebahkan diri, dan menyantap bekal yang mereka bawa.

Anak-anak sibuk berlarian di taman. Beberapa keluarga lain pilih berkeliling Monas menggunakan kereta wisata gratis.

Meski begitu, keramaian terbilang masih terkendali. Antrean pembelian tiket tampak normal, tak mengular panjang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

Megapolitan
Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Megapolitan
Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

Megapolitan
Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Megapolitan
F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

Megapolitan
IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Megapolitan
Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Megapolitan
NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Megapolitan
52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Megapolitan
Minta Bertemu Jokowi, Ini Isi 9 Pesan yang Akan Disampaikan BEM SI

Minta Bertemu Jokowi, Ini Isi 9 Pesan yang Akan Disampaikan BEM SI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X