Toko Sepatu di Giant Kreo Terbakar, Pengunjung Mal Panik Berhamburan Keluar

Kompas.com - 07/06/2019, 23:14 WIB
Ilustrasi kebakaran ShutterstockIlustrasi kebakaran

TANGERANG, KOMPAS.com - Sebuah toko sepatu di dalam pusat perbelanjaan Giant di kawasan Kreo, Tangerang Kota, Banten, Jawa Barat, terbakar Jumat (7/6/2019) pukul 19.00 WIB.

Pengendalian Operasional BPDB Tangerang, Kamaludin Azizi mengatakan, kebakaran itu terjadi diduga akibat adanya arus pendek dari listrik di toko sepatu.

“Iya, tadi api mulai ada pada pukul 19.00 WIB dari toko sepatu di dalam Giant,” ucap Kamaludin, kepada Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Toko Barang Antik di Pasar Rawabening

Ia mengatakan, terbakarnya toko sepatu itu sempat membuat semua pengunjung panik dan keluar dari Giant.

“Semua pengunjung toko hingga semua yang ada di Giant pada berhamburan keluar. Mereka takut api ya merambat,” ujar Kamaludin.

Namun, kebakaran tidak sampai merambat ke toko-toko lainnya karena kedatangan 25 personel pemadam kebakaran.

“Tadi kami mengerahkan 25 personel dan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api,” ucap Kamal.

Ia mengatakan, api mulai padam pukul 20.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu.

Baca juga: Kebakaran di Kembangan, Wanita 65 Tahun Tewas Terjebak di Kamar Mandi

“Tidak ada korban jiwa, semua berhasil selamat,” ucap dia.

Pihaknya belum memastikan berapa kerugian dari kebakaran tersebut. Namun, sejumlah sepatu dan perlengkapan di toko itu habis dilalap api.

“Belum bisa ditaksir berapa jumlah kerugiannya karena tadi pemiliknya susah ditemui,” ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Megapolitan
4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

Megapolitan
Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19  di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Megapolitan
Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Megapolitan
Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Megapolitan
Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Megapolitan
Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Megapolitan
Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Megapolitan
Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Megapolitan
Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X