Kembali Uji Publik, LRT Jakarta Lakukan Simulasi sebelum Beroperasi Komersial

Kompas.com - 08/06/2019, 14:58 WIB
Rangkaian kereta LRT Jakarta memasuki Stasiun Velodrome, Rawamangun, Kamis (2/5/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DRangkaian kereta LRT Jakarta memasuki Stasiun Velodrome, Rawamangun, Kamis (2/5/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Corporate Communication Manager PT LRT Jakarta, Melisa Suciati menyebut, uji publik lintas raya terpadu (LRT) Jakarta untuk kali kedua pada tahun ini bertujuan sebagai ajang simulasi sebelum beroperasi komersial.

Dia menyebut, hal ini sebagai pengecekan lanjutan terhadap kesiapan operasional LRT Jakarta.

"Ini ibaratnya sudah seperti simulasi. Kan kemarin penyempurnaan sistem sudah dilakukan, pengecekannnya via internal kami," ujar Melisa, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/6/2019) siang.

"Kalau sekarang, kita buka ke publik untuk melihat apakah sudah sempurna, apa yang perlu diperbaiki sebelum nanti berjalan komersial," imbuh dia.


Baca juga: Uji Coba LRT Jakarta Kembali Dibuka Secara Gratis, Ini Cara Daftarnya

Melisa mengatakan, uji publik yang akan dilangsungkan pada 11-21 Juni 2019 mendatang ini akan lebih komprehensif dibandingkan uji publik perdana yang digelar pada 4-17 Maret 2019 silam.

Salah satu perbedaannya, penumpang dapat naik dan turun di lima dari enam stasiun layang yang berada di lintas Kelapa Gading-Velodrome yang membentang sejauh 5,8 kilometer.

"Kecuali Stasiun Pegangsaan Dua," ujar Melisa.

Artinya, penumpang dapat naik-turun di Stasiun Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian/Pacuan Kuda, dan Stasiun Velodrome Rawamangun.

Diharapkan, uji publik kali ini sekaligus menguji coba kesiapan stasiun-stasiun tersebut.

"Bedanya kali ini bisa untuk akses naik turun penumpang di lima stasiun. Kalau dulu kan cuma ujung ke ujung saja," kata Melisa.

Selain itu, jam operasional LRT Jakarta dalam uji publik kali ini pun tidak dibatasi. LRT Jakarta bakal beroperasi seperti halnya nanti saat telah berjalan komersial.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X