Tak Ada CFD, Kendaraan Bisa Melintasi Jalan Sudirman-Thamrin

Kompas.com - 09/06/2019, 08:27 WIB
Suasana Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat nampak sepi dari warga di pekan pertama Ramadhan, Minggu (12/5/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVISuasana Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat nampak sepi dari warga di pekan pertama Ramadhan, Minggu (12/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Minggu (9/6/2019), hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day ( CFD) di Jakarta masih ditiadakan.

Ruas Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin bakal dibuka untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

"Diimbau kepada seluruh masyarakat pecinta HBKB untuk dapat beraktivitas di lokasi lain selain Jalan Sudirman dan Thamrin pada tanggal 2 dan 9 Juni 2019 di waktu 06.00-11.00," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Sigit Widjatmoko melalui keterangan tertulis, Rabu (29/5/2019).

Baca juga: CFD Jakarta Ditiadakan hingga Lebaran

Pembatalan CFD didasarkan pada evaluasi dua pekan terakhir. Selama puasa, CFD sepi pengunjung. Selain itu, jajaran Dinas Perhubungan juga difokuskan menjaga arus balik dan mudik.

"Pertimbangan lain personil atau para stakeholders, berkonsentrasi untuk pelaksanaaan pengamanan mudik/balik lebaran serta giat masyarakat lainnya," ujarnya.

Baca juga: Sepinya CFD Sudirman-Thamrin pada Pekan Pertama Ramadhan

Sigit mengimbau warga yang beraktivitas di jalan tersebut tetap waspada. Dia meminta masyarakat tidak berada di ruas jalan karena tidak ada penutupan.

"Warga untuk tidak berada di ruas jalan dikarenakan tidak ada penutupan jalan. Silakan gunakan fasilitas bahu jalan yang ada di Sudirman dan Thamrin," ucap Sigit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Megapolitan
Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Megapolitan
Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X