Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Harmoni hingga Sudirman-Thamrin Lengang

Kompas.com - 10/06/2019, 10:32 WIB
Hari pertama kerja pasca lebaran, jalan sepanjang Sudirman-Thamrin terpantau lengang, Senin (10/6/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaHari pertama kerja pasca lebaran, jalan sepanjang Sudirman-Thamrin terpantau lengang, Senin (10/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari pertama setelah libur Lebaran 2019 usai, aktivitas di Jakarta kembali berjalan normal.

Meski demikian lalu lintas di jalanan Jakarta tetap terpantau normal dan tak ada kemacetan.

Pantauan Kompas.com pada pukul 08.50 WIB di jalan sepanjang Harmoni hingga Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat tak ada kemacetan.

Kendaraan roda dua maupun roda empat berlalu lalang dengan lancar begitu pun dengan transportasi umum.


Kompas.com yang menggunakan transportasi umum tak merasakan adanya kemacetan seperti hari biasanya.

Baca juga: Libur Lebaran, 50 Persen Pengunjung Kota Tua Diperkirakan dari Luar Jakarta

Perjalanan terasa lancar dan tak ada kepadatan maupun kemacetan.

Walaupun lengang, namun tak ada lagi warga yang berpose dan berfoto di jalanan seperti saat libur lebaran lalu.

"Alhamdullillah sih enggak macet padahal sudah berangkat lumayan awal karena prediksi bakal padat kayak hari biasa tapi ternyata enggak," ucap salah satu pekerja Lenny kepada Kompas.com, Senin (10/6/2019).

Lenny justru berharap bahwa lalu lintas akan tetap lancar dan kondusif seperti saat ini.

"Enggak kebayang kalau setiap hari lancar begini, nyaman banget," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kamis Siang, Ribuan Mahasiswa Bakal Kembali Demo Desak Perppu KPK di Depan Istana

Kamis Siang, Ribuan Mahasiswa Bakal Kembali Demo Desak Perppu KPK di Depan Istana

Megapolitan
Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Kriss Hatta

Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Kriss Hatta

Megapolitan
Cerita Andri Selamat dalam Kecelakaan Beruntun di Ancol meski Mobil Rusak Parah

Cerita Andri Selamat dalam Kecelakaan Beruntun di Ancol meski Mobil Rusak Parah

Megapolitan
Polisi Butuh 15 Hari untuk Tangkap Djeni Pelaku Penggelapan 62 Mobil

Polisi Butuh 15 Hari untuk Tangkap Djeni Pelaku Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Gang Belah Kapal, Tempat Kapal Ribuan Ton Dibelah dan Dipotong-potong

Gang Belah Kapal, Tempat Kapal Ribuan Ton Dibelah dan Dipotong-potong

Megapolitan
Jaksa: Perdamaian Kriss Hatta dan Antony Tidak Menghentikan Proses Hukum

Jaksa: Perdamaian Kriss Hatta dan Antony Tidak Menghentikan Proses Hukum

Megapolitan
Rem Blong, Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun di Ancol

Rem Blong, Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun di Ancol

Megapolitan
Dinas Bina Marga Potong Kabel Semrawut Sepanjang 2,3 KM

Dinas Bina Marga Potong Kabel Semrawut Sepanjang 2,3 KM

Megapolitan
Cerita Nurseha yang Jadi Marketing Meski Miliki Keterbatasan Fisik

Cerita Nurseha yang Jadi Marketing Meski Miliki Keterbatasan Fisik

Megapolitan
Ahok Akan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf jika Diundang

Ahok Akan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf jika Diundang

Megapolitan
Operator Zhong Tong: Mereknya Memang China, tapi Komponennya dari Eropa, Amerika, Korea

Operator Zhong Tong: Mereknya Memang China, tapi Komponennya dari Eropa, Amerika, Korea

Megapolitan
Pemkot Depok Dukung Penuh Pembangunan UIII

Pemkot Depok Dukung Penuh Pembangunan UIII

Megapolitan
2 Tahun Kepemimpinan Anies, F-Gerindra Soroti Program Rumah DP Rp 0 dan OK OCE

2 Tahun Kepemimpinan Anies, F-Gerindra Soroti Program Rumah DP Rp 0 dan OK OCE

Megapolitan
Saat Direhabilitasi di RSKO, Nunung Sering Bertukar Cerita dengan Jefri Nichol

Saat Direhabilitasi di RSKO, Nunung Sering Bertukar Cerita dengan Jefri Nichol

Megapolitan
Polisi Sebut Djeni, Pelaku Penggelapan 62 Mobil Punya Kemampuan Pengaruhi Orang

Polisi Sebut Djeni, Pelaku Penggelapan 62 Mobil Punya Kemampuan Pengaruhi Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X