Lieus Sungkharisma Jenguk Eggi Sudjana di Rutan Polda

Kompas.com - 10/06/2019, 18:48 WIB
Penangguhan penahanan dikabulkan, Lieus Sungkharisma dibebaskan, Senin (3/6/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaPenangguhan penahanan dikabulkan, Lieus Sungkharisma dibebaskan, Senin (3/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com -  Lieus Sungkharisma, tersangka kasus makar dan hoaks, Senin (10/6/2019), menjenguk Eggi Sudjana, yang juga tersangka kasus makar dan kini ditahan di Polda Metro Jaya.

Lieus datang sekitar pukul 15.00 WIB dan menjenguk Eggi selama beberapa menit. Setelah menjenguk, Lieus mengatakan bahwa Eggi saat ini dalam keadaan sehat.

"Jadi sehat tapi ya kasihan keluarganya. Saya lihat keluarganya semua lebih terpukul dari pada Eggi-nya. Karena kan biar bagaimana biasa kumpul apalagi Lebaran," kata Lieus kepada wartawan.

Baca juga: Penahanan Ditangguhkan, Kasus Lieus Sungkharisma Tetap Berlanjut


Ia menjenguk Eggi untuk memberi semangat. Menurut dia, hal itu dilakukan karena mereka memang tak pernah punya niat menggulingkan pemerintahan yang sah.

"Kami guyon-guyon saja karena memang pada dasarnya kami enggak pernah punya permufakatan jahat untuk menggulingkan pemerintahan yang sah, apalagi kami enggak pernah rapat, kami enggak pernah menghimpun kekuatan apalagi bersenjata kan," ujarnya.

Ia berharap agar permintaan penangguhan penahanan Eggi bisa segera dikabulkan polisi.

Lieus sendiri sempat ditahan di Polda Metro Jaya selama 14 hari, yakni dari 20 Mei 2019 hingga 3 Juni ini. Ia dituduh telah menyebarkan hoaks dan berniat melakukan makar. 

Permohonan penangguhan penahanan Lieus dikabulkan kepolisian pada 3 Juni ini. Dia pun keluar dari tahanan.

Baca juga: 5 Fakta Penangguhan Penahanan Lieus Sungkharisma, Sufmi Dasco Jadi Penjamin hingga Alasan Dikabulkan

Eggi juga ditahan atas kasus makar karena menyerukan people power. Ia ditangkap pada 13 Mei lalu.

 

Eggi lalu ditahan untuk jangka waktu 20 hari sejak 14 Mei. Polisi memperpanjang masa penahanannya selama 40 hari lagi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X