Kompas.com - 11/06/2019, 17:45 WIB
Skatepark Slipi masih dalam tahap perbaikan. Pada lintasan track skateboard tampak beberapa tambalan semen yang masih kasar dan tidak rata. KOMPAS.com/ ANASTASIA AULIASkatepark Slipi masih dalam tahap perbaikan. Pada lintasan track skateboard tampak beberapa tambalan semen yang masih kasar dan tidak rata.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - "Skatepark" di kolong Flyover Slipi masih ditutup karena diperbaiki hingga Selasa (11/6/2019).

Di pintu masuk skatepark yang dibangun dengan anggaran Rp 800 juta itu, dipasang spanduk putih bertuliskan "Mohon Maaf FO Slipi Skatepark Tidak Dapat Digunakan untuk Sementara Waktu Sedang Ada Pekerjaan Perbaikan Arena Skateboard Harap Maklum Terimakasih".

Berdasarkan pantauan Kompas.com, masih dipasang garis hitam-kuning di area skateboard.

Meskipun ditutup, skatepark ini dijaga 24 jam oleh dua petugas Pamdal Sudin Kehutanan.

Baca juga: Perbaikan Skatepark Slipi Ditargetkan Selesai 2 Minggu Lagi

Tampak tambalan-tambalan semen pada lintasan skateboard yang sebelumnya gompal.

Beberapa tambalan pun masih terlihat kasar dan tidak rata dengan lintasan. Di titik tertentu juga masih terdapat gompal yang belum diperbaiki.

Skatepark di bawah Flyover Slipi, Jakarta Pusat ditutup lantaran mengalami kerusakanKOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARI Skatepark di bawah Flyover Slipi, Jakarta Pusat ditutup lantaran mengalami kerusakan

Dendi, salah satu petugas penjaga skatepark, mengatakan, skatepark pernah rusak pada bulan Maret dan sudah diperbaiki.

Namun, pada akhir April, taman itu rusak kembali dan ditutup untuk sementara.

"Terakhir ada (pekerja bangunan) itu kemarin pas bulan puasa. Sekarang belum ada lagi," ujar Dendi.

"Kendalanya itu ada di keramik. Ini kan pecah-pecah dan agak susah nyarinya," kata dia lagi.

Baca juga: Perbaikan Tak Kunjung Rampung, Begini Kondisi Skatepark di Flyover Slipi

Ia mengakui belum tahu kapan skatepark itu akan dibuka kembali. Pembangunan Skatepark Slipi ini dimulai pada Oktober 2018 dan perdana dibuka untuk umum pada Desember 2019.

Taman ini sebelumnya digunakan PKL dan pemulung untuk berkumpul.

Oleh karena itu, Pemkot Jakpus menyulap taman yang kotor dan kumuh tersebut menjadi tempat berkumpul yang menarik bagi warga Jakarta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Jumat 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Jumat 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
UPDATE 22 April: Ada 1.266 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.045 Pasien Dirawat

UPDATE 22 April: Ada 1.266 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.045 Pasien Dirawat

Megapolitan
Jenazah Radhar Panca Dahana Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Jenazah Radhar Panca Dahana Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Megapolitan
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung

Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung

Megapolitan
UPDATE 22 April: Ada 615 Pasien Covid-19 di Tangsel

UPDATE 22 April: Ada 615 Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Obituari Radhar Panca Dahana: Berjuang untuk Seni dan Budaya Indonesia hingga Napas Terakhir

Obituari Radhar Panca Dahana: Berjuang untuk Seni dan Budaya Indonesia hingga Napas Terakhir

Megapolitan
Radhar Panca Dahana Bertahun-tahun Berjuang Lawan Gagal Ginjal, Seminggu 3 Kali Cuci Darah

Radhar Panca Dahana Bertahun-tahun Berjuang Lawan Gagal Ginjal, Seminggu 3 Kali Cuci Darah

Megapolitan
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Megapolitan
Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Megapolitan
Saat Rizieq Shihab 'Ngamuk': Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Saat Rizieq Shihab "Ngamuk": Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Megapolitan
Tumpukan Ban Bekas di Kampung Boncos Terbakar, Api Merambat ke Rumah Warga

Tumpukan Ban Bekas di Kampung Boncos Terbakar, Api Merambat ke Rumah Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X