Kasus Pembunuhan di Tangerang, Polisi Periksa Suami Korban

Kompas.com - 12/06/2019, 12:59 WIB
Rumah korban pembunuhan di Kavling Deplu Adam Malik, Ciledug, Kota Tangerang, sudah diberi garis polisi Senin (3/6/2019). KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMRumah korban pembunuhan di Kavling Deplu Adam Malik, Ciledug, Kota Tangerang, sudah diberi garis polisi Senin (3/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota telah melakukan pemeriksaan pada suami dari korban penusukan di kawasan Kavling Deplu Adam Malik, Tangerang. Korban, yaitu T (40) mengalami luka tusuk di bagian perut dan anaknya FA (16) tewas.

"Suami dan anak kedua korban T, sudah kami periksa," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Dicky Ario Yustisianto saat dihubungi pada Rabu (12/06/2019).

Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan belum menunjuk tersangka.

Polisi, lanjut Dicky, masih menunggu saksi kunci untuk bisa dilakukan pemeriksaan terhadapnya.

Baca juga: Kasus Dugaan Pembunuhan di Tangerang, Polisi Amankan 2 Pisau

"Belum ada tersangka, kami juga masih menunggu ibu korban yaitu T, untuk bisa kami periksa," lanjut Dicky.

Sementara itu, dugaan sementara atas kasus pembunuhan tersebut percobaan pencurian. RS (27) yang juga tewas setelah berkelahi dengan FA diduga pelaku pencurian di rumah tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 2 Juni 2019 pukul 02.00 dini hari. Dua orang meninggal dunia yakni, FA (16) dan RS (27).

Sedangkan, T (40) mengalami luka serius di bagian perut. RS bukan merupakan anggota keluarga dari T, dan keluarga diketahui tidak mengenal RS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

Megapolitan
Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Megapolitan
Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Megapolitan
Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Megapolitan
Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Megapolitan
Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Megapolitan
Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Megapolitan
Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Megapolitan
Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Megapolitan
Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X