Polisi Tangkap Pria yang Curi Senjata Api Brimob dan Uang Saat Kerusuhan 22 Mei

Kompas.com - 12/06/2019, 13:44 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (10/6/2019)KOMPAS.com/Ryana Aryadita Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (10/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tangkap seorang pria berinisial SJ alias VJ atas dugaan pencurian, perusakan, dan penyalahgunaan senjata api saat kerusuhan 22 Mei lalu di Slipi, Jakarta Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, SJ ditangkap di rumahnya di kawasan Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (11/6/2019) kemarin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), SJ diketahui memecahkan kaca mobil Brimob yang terparkir.

"SJ lalu mencuri tas yang berisikan senjata api Glock 17 dan tas berisi uang dari dalam mobil Brimob itu," kata Argo dalam keterangan tertulis, Rabu (12/6/2019).

Baca juga: Polri: Aparat Keamanan Diserang Benda-benda Mematikan Saat Kerusuhan 21-22 Mei

Saat ditangkap, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya satu pucuk senjata api Glock 17, satu buah cincin emas, satu buah kalung emas, satu buah gelang emas, dan uang tunai senilai Rp 1.135.000.

"Saat ditangkap, pelaku mengakui bahwa dia mengambil tas yang berisi uang senilai Rp 50 juta, STNK, kartu anggota (Brimob) dan senjata api dari mobil brimob yang telah dirusak pelaku dan massa (kerusuhan 22 Mei)," kata Argo.

Argo mengungkapkan, SJ menggunakan uang hasil curian itu untuk membayar utang dan membeli emas.

Baca juga: Sebut 60 Orang Tewas pada Kerusuhan 22 Mei, Ustaz Lancip Dipanggil Polisi

Sementara itu, barang bukti lainnya seperti tas, kartu ATM, dan kartu anggota Brimob telah dibakar untuk menghilangkan barang bukti.

Atas perbuatannya, SJ dijerat pasal 1 ayat 1 UU No 12 Tahun 1951 tentang UU Darurat dan pasal 363 KUHPidana dan pasal 170 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan atau pengrusakan dan atau penyalahgunaan senjata api.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Mencari Tahu Penyebab Kemacetan di Sekitar Stasiun Palmerah

Mencari Tahu Penyebab Kemacetan di Sekitar Stasiun Palmerah

Megapolitan
Wali Kota Depok Ingatkan Peran Orangtua Cegah Milenial Terjerumus Narkoba

Wali Kota Depok Ingatkan Peran Orangtua Cegah Milenial Terjerumus Narkoba

Megapolitan
PRJ Bagaikan Lautan Manusia karena Sheila on 7, Ini Kata JIExpo

PRJ Bagaikan Lautan Manusia karena Sheila on 7, Ini Kata JIExpo

Megapolitan
Ada Bina Kependudukan, Tukang Siomay Ini 26 Tahun Tinggal di Jakarta Tanpa KTP DKI

Ada Bina Kependudukan, Tukang Siomay Ini 26 Tahun Tinggal di Jakarta Tanpa KTP DKI

Megapolitan
Sepi Pengunjung, Stasiun MRT Asean Akan Hadirkan Musisi Ternama

Sepi Pengunjung, Stasiun MRT Asean Akan Hadirkan Musisi Ternama

Megapolitan
Setelah Lebaran, 7.400 Pendatang Baru Menetap di Jakarta Utara

Setelah Lebaran, 7.400 Pendatang Baru Menetap di Jakarta Utara

Megapolitan
Ketahuan Makan dan Minum di Stasiun MRT, 10 Penumpang Didenda Rp 500.000

Ketahuan Makan dan Minum di Stasiun MRT, 10 Penumpang Didenda Rp 500.000

Megapolitan
Perahu Karet Terbalik, 2 Bocah Hanyut Tenggelam di Sungai Ciliwung

Perahu Karet Terbalik, 2 Bocah Hanyut Tenggelam di Sungai Ciliwung

Megapolitan
Alami Luka di Mulut, Penabrak PPSU Belum Diperiksa Polisi

Alami Luka di Mulut, Penabrak PPSU Belum Diperiksa Polisi

Megapolitan
Jelang Putusan MK, Polisi Depok Berjaga di Sejumlah Stasiun Kereta

Jelang Putusan MK, Polisi Depok Berjaga di Sejumlah Stasiun Kereta

Megapolitan
MRT Rancang Jembatan Penghubung Poins Square-Stasiun Lebak Bulus

MRT Rancang Jembatan Penghubung Poins Square-Stasiun Lebak Bulus

Megapolitan
Jalankan Bisnis Prostitusi Sesama Jenis di Twitter, Muncikari Ditangkap di Jakarta Utara

Jalankan Bisnis Prostitusi Sesama Jenis di Twitter, Muncikari Ditangkap di Jakarta Utara

Megapolitan
Hanya 25 Siswa yang Mendaftar PPDB di SMKN 14 Bekasi

Hanya 25 Siswa yang Mendaftar PPDB di SMKN 14 Bekasi

Megapolitan
Beredar Edaran Donasi Jam Dinding, Ini Penjelasan Batalyon XXVI Yudha Putra Depok

Beredar Edaran Donasi Jam Dinding, Ini Penjelasan Batalyon XXVI Yudha Putra Depok

Megapolitan
108.601 Penumpang Naik MRT di Hari Ulang Tahun Jakarta

108.601 Penumpang Naik MRT di Hari Ulang Tahun Jakarta

Megapolitan

Close Ads X