Aksi di Sekitar MK Berakhir, Ditutup dengan Doa Bersama

Kompas.com - 14/06/2019, 16:46 WIB
Mobil komando yang digunakan dalam aksi massa meninggalkan lokasi aksi di sekitar Patung Kuda, Jumat (14/6/2019) sore. KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMobil komando yang digunakan dalam aksi massa meninggalkan lokasi aksi di sekitar Patung Kuda, Jumat (14/6/2019) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi massa mengawal sidang Mahkamah Konstitusi ( MK) yang terkonsentrasi di Patung Kuda, Jakarta Pusat, dinyatakan berakhir pada Jumat (14/6/2019) sore sekira pukul 16.20. 

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis menutup aksi setelah membacakan doa dari atas mobil komando yang dikelilingi massa aksi.

"Kita anggap semua utusan yang hadir sudah berbicara baik utusan dari daerah maupun utusan lainnya. Maka hari ini kita selesaikan dengan membaca alhamdulillah," kata Sobri diikuti massa.

Baca juga: Massa Gelar Orasi dan Baca Selawat di Area Patung Kuda

Sobri lalu mengimbau massa yang membubarkan diri untuk menuju masjid-masjid terdekat guna menunaikan shalat Ashar.

"Silakan kembali ke masjid masing-masing untuk melaksanakan shalat Ashar," ujarnya. 

Berdasarkan pantauan Kompas.com, massa membubarkan diri dengan tertib.

Baca juga: Gugatan ke MK, Tim Hukum 02 Sebut 3 Pemilik Media Massa Tak Netral

Kebanyakan massa bergerak ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan, sedangkan yang lainnya masih bertahan di lokasi aksi untuk berfoto-foto.

Adapun, aksi massa tersebut telah berlangsung sejak Jumat sekira pukul 15.00. Aksi diisi oleh orasi, pembacaan selawat, zikir, dan doa.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?'

"Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?"

Megapolitan
Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Megapolitan
Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Megapolitan
Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Megapolitan
Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Megapolitan
Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Megapolitan
Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Megapolitan
PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

Megapolitan
Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

Megapolitan
Pembangunannya Sempat Terhambat, Jalur DDT Manggarai-Cikarang Diharapkan Rampung 2021

Pembangunannya Sempat Terhambat, Jalur DDT Manggarai-Cikarang Diharapkan Rampung 2021

Megapolitan
Lokasi Samsat Keliling di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok Hari Ini

Lokasi Samsat Keliling di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X