Endapan Lumpur Tebal, Pengerukan Waduk Pluit Diperkirakan Rampung November

Kompas.com - 14/06/2019, 18:34 WIB
Proses Pengerukan Sedimen Lumpur di Waduk Pluit KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIProses Pengerukan Sedimen Lumpur di Waduk Pluit

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Pemeliharaan Waduk Pluit Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengatakan, tebalnya lapisan sedimen lumpur mengakibatkan pengerukan harus dilaksanakan berbulan-bulan.

Menurut Ika, pengerukan sudah dilaksanakan sejak akhir April 2019.

"Tadinya kami mau (pengerukan) sampai bulan Juli, cuma kayaknya mau kami perpanjang maksimal sampai Oktober (atau) November lah," ucap Ika di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (14/6/2019).

Baca juga: Turap di Sisi Barat Waduk Pluit Ambrol


Saat ini, sebanyak 13 unit alat berat dikerahkan untuk mengeruk sedimen-sedimen lumpur yang mengendap di dasar waduk.

Sebanyak 11 unit diantaranya digunakan untuk mengeruk lapisan sedimen di tengah waduk, satu unit untuk mengangkut sedimen ke permukaan, sementara satu lainnya difungsikan sebagai cadangan.

"Ini mau persiapan mau penambahan alat lagi. Ditambahkan lagi karena luasan area dan untuk mempercepat pekerjaan," ujarnya. 

Baca juga: Sorotan Menteri Susi dan Kondisi Waduk Pluit Kini...

Percepatan dilakukan guna mengantisipasi cuaca di wilayah DKI Jakarta yang mulai ditutupi awan mendung.

Sebelumnya, Pemprov DKI mengeruk sedimen lumpur dan sampah di Waduk Pluit.

Ika mengatakan, pihaknya sengaja mengosongkan air Waduk Pluit sehingga kini terlihat dangkal. Ika memastikan, pengosongan yang dilakukan telah sesuai prosedur.

Baca juga: [POPULER MEGAPOLITAN] Ustaz Lancip Dipanggil Polisi | Waduk Pluit yang Disorot Menteri Susi 

Sembari mengosongkan waduk, pihaknya mengeruk sedimen yang ada agar kapasitas waduk cukup besar ketika harus menampung hujan. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Megapolitan
PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

Megapolitan
Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Megapolitan
Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Megapolitan
Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Megapolitan
DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X