Direnovasi, Skatepark Slipi Ditargetkan Beroperasi Pekan Depan

Kompas.com - 14/06/2019, 19:44 WIB
FO Skate Park Slipi masih dalam tahap perbaikan. Pada lintasan track skateboard tampak beberapa tambalan semen yang masih kasar dan tidak rata. KOMPAS.COM/ANASTASIA AULIAFO Skate Park Slipi masih dalam tahap perbaikan. Pada lintasan track skateboard tampak beberapa tambalan semen yang masih kasar dan tidak rata.

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat menargetkan perbaikan Skatepark Slipi rampung pekan depan. 

"Kami barusan komunikasi, mereka (penyedia) mau minggu depan untuk proses perbaikan dan dapat langsung dimanfaatkan kembali. Kalau pun mereka tidak sanggup, kami upayakan maksimal dengan kemampuan yang ada di Suku Dinas Kehutanan ini," kata Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat Mila Ananda, Jumat (14/6/2019).

Skatepark tersebut sebelumnya juga pernah rusak dan diperbaiki pada Maret lalu. Namun, skatepark kembali rusak pada Mei dan belum dapat digunakan hingga hari ini.

Baca juga: Perbaikan Belum Kelar, Skatepark Slipi Masih Ditutup

Mila mengatakan, hal tersebut terjadi karena pembangunan Skatepark merupakan hal baru di Jakarta, sehingga rancangannya pun belum maksimal.

"Nah ini ke depan jadi masukan kami, untuk hal-hal yang spesifik memang harus dikoordinasikan dengan komunitas-komunitas yang ahli di bidangnya," ujarnya.

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat Dayat mengatakan, perbaikan memakan waktu lama karena penyedia kekurangan tenaga dan material.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perbaikan Skatepark Slipi Ditargetkan Selesai 2 Minggu Lagi

"Kemarin mereka bilang (kekurangan) materialnya, sekarang tenaganya." ujar Dayat.

Selain pada arena skateboard, area yang dipasang keramik juga rusak.

"Karena begitu (pengunjung) datang ke lokasi, mereka tidak main di arenanya, mainnya di ubin. Jadi rusak keramiknya," katanya. 

Baca juga: Perbaikan Tak Kunjung Rampung, Begini Kondisi Skatepark di Flyover Slipi

Ia berharap , pengunjung dapat menggunakan fasilitas tersebut dengan baik dan tertib. Dengan demikian, kerusakan-kerusakan pun dapat dihindari.

Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat uga berencana menambah fasilitas di sekitar area Skatepark Slipi, seperti bangunan pos penjaga, toilet umum, arena parkour dan outdoor fitness.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Megapolitan
Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Megapolitan
2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

Megapolitan
Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Megapolitan
RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Mulai Ramai Kunjungi Jakarta, Paling Banyak dari China

Wisatawan Mancanegara Mulai Ramai Kunjungi Jakarta, Paling Banyak dari China

Megapolitan
Dua Bulan PTM Terbatas, 22 Murid dan 16 Tenaga Pendidik di Tangsel Positif Covid-19

Dua Bulan PTM Terbatas, 22 Murid dan 16 Tenaga Pendidik di Tangsel Positif Covid-19

Megapolitan
1.244 Warga Depok Idap HIV/AIDS, Paling Banyak di Pancoran Mas

1.244 Warga Depok Idap HIV/AIDS, Paling Banyak di Pancoran Mas

Megapolitan
Kesedihan Nora Alexandra Antar Jerinx ke Ruang Tahanan: Baru Bebas, Harus Masuk Lagi...

Kesedihan Nora Alexandra Antar Jerinx ke Ruang Tahanan: Baru Bebas, Harus Masuk Lagi...

Megapolitan
Keributan di Cililitan, Kaca Bus Transjakarta Dipecahkan Pakai Helm

Keributan di Cililitan, Kaca Bus Transjakarta Dipecahkan Pakai Helm

Megapolitan
Aturan Naik Angkutan Umum di Jakarta selama PPKM Level 2

Aturan Naik Angkutan Umum di Jakarta selama PPKM Level 2

Megapolitan
UPN Veteran Jakarta: Tak Ada Tanda Kekerasan Jasad Mahasiswi yang Meninggal Saat Diklat Menwa

UPN Veteran Jakarta: Tak Ada Tanda Kekerasan Jasad Mahasiswi yang Meninggal Saat Diklat Menwa

Megapolitan
Dicoret DPRD, Anggaran Sumur Resapan Bisa untuk Tambal Gaji PJLP

Dicoret DPRD, Anggaran Sumur Resapan Bisa untuk Tambal Gaji PJLP

Megapolitan
Reuni 212 Diancam Pidana, Panitia: Seharusnya Polisi Mengamankan, Bukan Menakut-nakuti!

Reuni 212 Diancam Pidana, Panitia: Seharusnya Polisi Mengamankan, Bukan Menakut-nakuti!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.