Camat Terkendala Alat Berat Bangun Drainase Vertikal di GOR Radio Dalam

Kompas.com - 14/06/2019, 23:45 WIB
Petugas Sudin Tata Air Saat Membangun Drainase Vertikal di Gor BRI, Gandaria Utara, Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2019) Walda MarisonPetugas Sudin Tata Air Saat Membangun Drainase Vertikal di Gor BRI, Gandaria Utara, Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Camat Kebayoran Baru Tomy Fudihartono mengaku kekurangan alat berat untuk membangun drainase vertikal.

Akibatnya, para petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan harus membangunn drainase vertikal dengan peralatan seadanya.

Salah satu pembangunan drainase yang sempat terkendala alat berat adalah pembangunan di kawasan GOR Radio Dalam. 

Baca juga: Drainase Vertikal di Kebayoran Baru Diperkirakan Rampung Agustus

"Ya karena kemarin alat beratnya pada antre. Mudah-mudahan nanti kasudin yang baru kita dapat prioritas, alat beratnya bisa masuk, lebih cepat lagi, kan, kerjanya," ujar Tomy saat dihubungi di Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Selain itu, pihaknya juga kesulitan membangun drainase vertikal di Radio Dalam karena kondisi tanah bekas rawa.

Hal tersebut menyebabkan tanah kerap mengeluarkan air ketika digali.

Baca juga: Pembangunan Drainase Vertikal Diyakini Dapat Tanggulangi Banjir

"Ya kendala lah otomatis, kan, orang macul kalau ada air, kan, susah. Makanya kalau pakai alat berat lebih cepat," katanya. 

Adapun, pembangunan drainase vertikal di GOR Radio Dalam kini memasuki tahap finishing.

Pihaknya menargetkan pembangunan drainase vertikal rampung pada Agustus. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendapatan Kota Tangerang Sempat Anjlok 90 Persen akibat Covid-19, Anggaran Pendidikan Terancam Dialihkan

Pendapatan Kota Tangerang Sempat Anjlok 90 Persen akibat Covid-19, Anggaran Pendidikan Terancam Dialihkan

Megapolitan
Tak Ada Juknis dari Pemerintah, Penyelenggaraan MPLS Disebut Tanpa Standar yang Jelas

Tak Ada Juknis dari Pemerintah, Penyelenggaraan MPLS Disebut Tanpa Standar yang Jelas

Megapolitan
Pegawai Dishub Depok yang Cegat Ambulans Akan Dilaporkan ke Badan Kepegawaian

Pegawai Dishub Depok yang Cegat Ambulans Akan Dilaporkan ke Badan Kepegawaian

Megapolitan
Pilotnya Terjerat Narkoba, Citilink Lakukan Tes Urine ke Karyawan

Pilotnya Terjerat Narkoba, Citilink Lakukan Tes Urine ke Karyawan

Megapolitan
Benyamin Davnie Klaim Dapat Dukungan dari PPP untuk Jadi Calon Wali Kota Tangsel

Benyamin Davnie Klaim Dapat Dukungan dari PPP untuk Jadi Calon Wali Kota Tangsel

Megapolitan
Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Apa Saja Kegiatan dan Materi yang Diberikan?

Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Apa Saja Kegiatan dan Materi yang Diberikan?

Megapolitan
RS dan Pasar Jadi Lokasi Penularan Covid-19 Tertinggi di Jakarta

RS dan Pasar Jadi Lokasi Penularan Covid-19 Tertinggi di Jakarta

Megapolitan
Pengedar Narkoba 'Palugada' Merupakan Jaringan dari Kelompok Aceh

Pengedar Narkoba "Palugada" Merupakan Jaringan dari Kelompok Aceh

Megapolitan
Penjambretan di Cilincing, Korban Sempat Buang Ponselnya Saat Dihampiri Pelaku

Penjambretan di Cilincing, Korban Sempat Buang Ponselnya Saat Dihampiri Pelaku

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki Pengedar Narkoba “Palugada” karena Melawan Saat Ditangkap

Polisi Tembak Kaki Pengedar Narkoba “Palugada” karena Melawan Saat Ditangkap

Megapolitan
SMAN 2 Depok Kumpulkan Murid Pagi Tadi, Pemkot Janji Besok Tak Ada Lagi

SMAN 2 Depok Kumpulkan Murid Pagi Tadi, Pemkot Janji Besok Tak Ada Lagi

Megapolitan
Polisi Kejar Penjambret di Cilincing yang Lukai Korbannya

Polisi Kejar Penjambret di Cilincing yang Lukai Korbannya

Megapolitan
Ahli Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta Akibat Pelonggaran PSBB, Termasuk CFD

Ahli Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta Akibat Pelonggaran PSBB, Termasuk CFD

Megapolitan
Jadi Zona Merah, RW 03 Kelurahan Kebon Manggis Disemprot Disinfektan Setiap Hari

Jadi Zona Merah, RW 03 Kelurahan Kebon Manggis Disemprot Disinfektan Setiap Hari

Megapolitan
Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Guru Gaptek, Kegiatan Terlambat Dimulai

Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Guru Gaptek, Kegiatan Terlambat Dimulai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X