Polisi Temukan 1.300 Butir Ekstasi Saat Geledah Rumah Kurir Narkoba di Jakut

Kompas.com - 15/06/2019, 13:04 WIB
Polisi saat menggeledah kamar Hendriana, kurir narkoba di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Sabtu (15/6/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Polisi saat menggeledah kamar Hendriana, kurir narkoba di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Sabtu (15/6/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian menggeledah rumah seorang bandar narkoba bernama Hendriana Salomonia di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Sabtu (15/6/2019).

Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alexander mengatakan, polisi mendapati barang bukti narkoba berupa 1.300 butir ekstasi yang terdiri dari berbagai jenis.

"Hasil penggeledahan di kamar tersangka didapatkan 1.300 butir ekstasi beberapa jenis, lima gram sabu-sabu, dua bong dan peralatan lainnya," kata Dony dalam keterangan tertulis.

Dony menuturkan, penggeledahan itu berawal dari ditangkapnya Hendriana di kawasan Cilandak dengan barang bukti berupa 10 butir ekstasi dan 2,4 gram sabu-sabu.


Kepada polisi, Hendriana mengaku ia merupakan kurir dari seorang bandar besar narkoba masih mempunyai ribuan ekstasi lain tersimpan di rumahnya.

"Tersangka merupakan kuda (kurir) dari bandar besar, dan masih disimpan di lemarinya barang bukti narkoba ekstasi dan sabu-sabu yang disimpan di rumahnya yang belum terjual," ujar Dony.

Baca juga: 2 Warga Malaysia Ditangkap atas Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Pengakuan Hendriana itulah yang menjadi dasar polisi menggeledah rumah Hendriana. Sebelum menggeledah, polisi pun membentuk tim khusus mengingat Kampung Bahari adalah salah satu kawasan sarang narkoba.

Akibat perbuatannya, Hendriana dikenakan Pasal 112 (2) juncto Pasal 132 ayat (2) subs pasal 114 (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kompas TV Untuk mengantisipasi terpaparnya paham radikal dan penggunaan narkoba pada seleksi Komisioner KPK kali ini. Pansel Capim KPK akan melibatkan Badan Narkotika Nasional dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Panitia seleksi Pansel Capim KPK mengatakan langkah ini merupakan terobosan yang dilakukan pada seleksi kali ini. Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK, yenti Garnasih menjelaskan langkah pelibatan BNPT untuk menjamin calon pimpinan KPK tidak terpapar paham radikalisme. #PanitiaSeleksiPimpinanKPK #BNN #BNPT

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

PR DPRD DKI Periode 2019-2024, Pilih Wagub hingga Sahkan Perda Sesuai Prolegda

PR DPRD DKI Periode 2019-2024, Pilih Wagub hingga Sahkan Perda Sesuai Prolegda

Megapolitan
Daftar Lokasi Layanan SIM Keliling Hari Ini

Daftar Lokasi Layanan SIM Keliling Hari Ini

Megapolitan
Kritik Riyanni Jangkaru soal Material Instalasi Gabion dan Bantahan Pemprov DKI

Kritik Riyanni Jangkaru soal Material Instalasi Gabion dan Bantahan Pemprov DKI

Megapolitan
Walikota Tangerang: Ambulans Tak Kurang, SOP Perlu Diubah agar Warga Terlayani

Walikota Tangerang: Ambulans Tak Kurang, SOP Perlu Diubah agar Warga Terlayani

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019 - 2024 Dilantik Hari Ini

Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019 - 2024 Dilantik Hari Ini

Megapolitan
Material Instalasi Gabion di Bundaran HI dari Batu Gamping

Material Instalasi Gabion di Bundaran HI dari Batu Gamping

Megapolitan
BMKG: Jakarta Berawan Hari Ini

BMKG: Jakarta Berawan Hari Ini

Megapolitan
Jenazah Digendong di Tangerang, Wali Kota Instruksikan Ubah SOP Penggunaan Ambulans

Jenazah Digendong di Tangerang, Wali Kota Instruksikan Ubah SOP Penggunaan Ambulans

Megapolitan
Kadishut DKI Bantah Gabion di Bundaran HI Berbahan Dasar Batu Karang

Kadishut DKI Bantah Gabion di Bundaran HI Berbahan Dasar Batu Karang

Megapolitan
Tak Hanya di DKI, Grace Natalie Sebut Seluruh Legislator dari PSI Tolak Pin Emas

Tak Hanya di DKI, Grace Natalie Sebut Seluruh Legislator dari PSI Tolak Pin Emas

Megapolitan
Sejumlah Tiang Listrik di Tangerang Selatan Patah, Kabel Ultilitas Berserakan

Sejumlah Tiang Listrik di Tangerang Selatan Patah, Kabel Ultilitas Berserakan

Megapolitan
Paman yang Gendong Jenazah Keponakan Tak Salahkan Puskesmas Cikokol

Paman yang Gendong Jenazah Keponakan Tak Salahkan Puskesmas Cikokol

Megapolitan
Anggota DPRD DKI dari PSI Wajib Laporkan Aktifitas kepada Masyarakat

Anggota DPRD DKI dari PSI Wajib Laporkan Aktifitas kepada Masyarakat

Megapolitan
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai, Begini Cerita Lengkapnya

Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai, Begini Cerita Lengkapnya

Megapolitan
Senjata yang Dipakai Perampok Toko Emas di Magetan Ternyata Pistol Mainan

Senjata yang Dipakai Perampok Toko Emas di Magetan Ternyata Pistol Mainan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X