Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

Kompas.com - 15/06/2019, 21:38 WIB
Konferensi pers pengungkapan kasus curanmor kelompok Lampung di RS Polri Kramat Jati, Sabtu (15/6/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKonferensi pers pengungkapan kasus curanmor kelompok Lampung di RS Polri Kramat Jati, Sabtu (15/6/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Komplotan pelaku curanmor asal Lampung yang diringkus Polda Metro Jaya dapat menggondol enam sampai tujuh sepeda motor setiap harinya. Seorang anggota kawanan mengatakan, selama setahun beroperasi, mereka sudah mencuri lebih dari 100 motor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kelompok tersebut sudah beraksi selama satu tahun terakhir di wilayah Bekasi dan Jakarta Timur.

"Kita tanya rata-rata dapat antara enam sampai tujuh kendaraan dalam sehari. Kurang lebih setahun, setahun ada 365 hari, nah itu," kata Argo dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Sabtu (15/6/2019).

Baca juga: Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

Argo menuturkan, kelompok tersebut biasanya mengincar sepeda motor yang terparkir di lahan terbuka seperti tempat parkir minimarket, halaman kontrakan, atau tempat parkir ruko.

"Pelaku menggunakan sepeda motor berboncengan mencari sasaran pencurian, membawa kunci letter T dan membekali diri dengan senjata api rakitan pada setiap aksinya," ujar Argo.

Adapun kawasan yang biasa menjadi sasaran antara lain Pondok Gede, Jatiasih, Cikarang, Lubang Buaya, dan Kampung Melayu.

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap dua orang anggota komplotan curanmor asal Lampung yaitu Hengki dan Junaedi. Pimpinan kelompok itu tewas didor karena melawan petugas sedangkan dua orang anggota lainnya masih buron.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan 62 Mobil, Djeni Juga Tipu Perusahaan Leasing

Gelapkan 62 Mobil, Djeni Juga Tipu Perusahaan Leasing

Megapolitan
Pasca-penusukan Wiranto, Nila F Moeloek Kaget Diikuti Ratusan Polisi

Pasca-penusukan Wiranto, Nila F Moeloek Kaget Diikuti Ratusan Polisi

Megapolitan
Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Megapolitan
DPRD DKI Sudah Harus Pikirkan Posisi Jakarta manakala Ibu Kota Pindah

DPRD DKI Sudah Harus Pikirkan Posisi Jakarta manakala Ibu Kota Pindah

Megapolitan
Melayani Pasien Kurang Mampu, Ini Syarat untuk Menginap di Rumah Singgah Peduli

Melayani Pasien Kurang Mampu, Ini Syarat untuk Menginap di Rumah Singgah Peduli

Megapolitan
Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Megapolitan
Nila F Moeloek: Sebelum ke Pandeglang, Wiranto ke Wamena Masih Aman

Nila F Moeloek: Sebelum ke Pandeglang, Wiranto ke Wamena Masih Aman

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Djeni Penggelap 62 Mobil Rental, Licin hingga Harus Dijebak

Kronologi Penangkapan Djeni Penggelap 62 Mobil Rental, Licin hingga Harus Dijebak

Megapolitan
Kembali Jabat Wakil Ketua DPRD DKI, Taufik Janji Selesaikan Lebih Banyak Perda

Kembali Jabat Wakil Ketua DPRD DKI, Taufik Janji Selesaikan Lebih Banyak Perda

Megapolitan
Polisi Sudah Kembalikan Beberapa Mobil yang Digelapkan Djeni

Polisi Sudah Kembalikan Beberapa Mobil yang Digelapkan Djeni

Megapolitan
Napi Remaja Kasus Pembunuhan Dapat Izin Keluar Lapas untuk Daftar Kuliah

Napi Remaja Kasus Pembunuhan Dapat Izin Keluar Lapas untuk Daftar Kuliah

Megapolitan
Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Bahas Pariwisata Indonesia

Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Bahas Pariwisata Indonesia

Megapolitan
Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Tanya Kapan Susunan Kabinet Diumumkan

Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Tanya Kapan Susunan Kabinet Diumumkan

Megapolitan
Dulu Sering Mogok dan Terbakar, Kini Bus Zhong Tong Harus Penuhi Standar Transjakarta untuk Beroperasi

Dulu Sering Mogok dan Terbakar, Kini Bus Zhong Tong Harus Penuhi Standar Transjakarta untuk Beroperasi

Megapolitan
Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Sebut Dokumen Anggaran Diunggah ke Publik Setelah Matang Dibahas

Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Sebut Dokumen Anggaran Diunggah ke Publik Setelah Matang Dibahas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X