Kampung Cipedak Jagakarsa Dinobatkan Jadi Kampung Alpukat

Kompas.com - 16/06/2019, 12:42 WIB
Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali, nyengget buah Alpukat KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIWalikota Jakarta Selatan, Marullah Matali, nyengget buah Alpukat

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali membuka acara Gebyar Festival Budaya Betawi Cipedak 9 di RW 009, Kampung Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan Minggu (16/6/2019).

Dalam kesempatan itu, ia menobatkan kawasan RW 009 sebagai Kampung Alpukat.

"Awalnya saya dapatkan secara mendadak ketika diajak ketua RW 09 untuk datang ke sini memperkenalkan alpukat, saya katakan alpukat ini hasil apa? Hasil silang orang sini asli, ada pohon aslinya," ujar Marullah kepada wartawan di Kampung Cipedak, Jakarta Selatan, Minggu. 

Baca juga: Inilah Kampung Ketandan yang Viral Karena Mirip Shanghai di China

Ia mengatakan, alpukat-alpukat yang berbuah di Kampung Cipedak memiliki kekhasan sendiri dan berbeda dengan alpukat-alpukat di daerah lainnya

Oleh karena itu, buah alpukat dari kampung ini menjadi daya tarik tersendiri kampung tersebut dan diperkenalkan melalui acara Gebyar Festival Budaya Betawi Cipedak 9.

Baca juga: Viral di Instagram, Kampung Ketandan Yogyakarta Dikira Shanghai

Selain itu, kata Marullah, Kampung Cipedak juga termasuk dalam Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Situ Babakan.

Selain memperkenalkan buah khas kampung tersebut, festival itu juga bentuk pelestarian budaya betawi.

"Saya kasih tantangan kalau memungkinkan bikin festivalnya lebih besar sedikit, kalau memungkinkan masukkan dalam agenda Panhut (Panitia Hari Ulang Tahun) DKI, agenda rutin tiap tahun. Jadi ada agenda orang cari alpukat datang ke sini," ucapnya.

Setiap warga juga diminta menanam satu pohon alpukat Cipedak. Dengan demikian, identitas kampung ini tidak akan lekang termakan waktu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X