DKI Akan Bangun Pusat Kuliner dan Suvenir di Makam Pangeran Jayakarta

Kompas.com - 17/06/2019, 13:16 WIB
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar menaburkan bunga di atas makam Pangeran Jayakarta, Senin (17/6/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DWali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar menaburkan bunga di atas makam Pangeran Jayakarta, Senin (17/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan sejumlah fasilitias di kompleks Makam Pangeran Jayakarta di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan, penambahan fasilitas itu tidak akan mengubah bangunan asli makam tetapi hanya menyediakan pusat kuliner dan penjualan suvenir.

"Keasliannya enggak kami ubah, tapi yang belum baik kami perbaiki termasuk adanya kuliner, adanya food court di sini, termasuk juga adanya suvenir," kata Anwar di Makam Pangeran Jayakarta, Senin (17/6/2019).

Anwar mengemukakan, fasilitas tersebut ditargetkan dapat rampung tahun ini. Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih membebaskan lahan di sekitar kompleks makam yang akan dibangun foodcourt dan pusat suvenir.

Baca juga: Peringati HUT DKI, Pemkot Jaktim Ziarah ke Makan Pangeran Jayakarta

"Ada enam bidang, dua bidang sudah siap, tinggal empat bidang lagi, itu kami upayakan semaksimal mungkin bagaimana caranya harus dibebaskan," ujar Anwar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta Asiantoro sebelumnya mengatakan, Pemprov DKI menganggarkan Rp 23 miliar untuk perluasan makam.

Berdasarkan buku sejarah Pangeran Jayakarta berjudul Sejarah Pangeran Jayakarta Jatinegara Kaum, yang disediakan di makam tersebut, Pangeran Jayakarta memimpin Kota Jaketra (sekarang Jakarta) pada masa penjajahan Belanda tahun 1619-1640.

Selain jadi destinasi ziarah warga, makam ini juga kerap didatangi pejabat. Setiap 22 Juni, tepatnya pada HUT Kota Jakarta, Gubernur DKI yang menjabat beserta jajarannya selalu datang ke makam situs cagar budaya ini untuk berziarah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X