Cari Jenazah Anak yang Tenggelam di Ancol, Tim SAR Terjunkan Penyelam

Kompas.com - 17/06/2019, 19:19 WIB
On Scene Commander (OSC) Tim SAR gabungan dari kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Rizky Dwianto dan timnya melakukan pencarian jenazah korban tenggelam di sisi timur perairan Ancol KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARIOn Scene Commander (OSC) Tim SAR gabungan dari kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Rizky Dwianto dan timnya melakukan pencarian jenazah korban tenggelam di sisi timur perairan Ancol

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Pencarian dan Penyelamatan ( SAR) Jakarta menerjunkan sejumlah penyelam untuk mencari AK, korban tenggelam yang belum ditemukan di perairan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (17/6/2019).

"Untuk penyelam dari teman Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) ada 10 orang," kata On Scene Commander (OSC) Tim SAR gabungan dari Kantor Pencaran dan Pertolongan Jakarta, Rizky Dwianto, Senin siang.

Para penyelam itu akan bertugas melakukan pencarian di sekitar lokasi tenggelamnya AK. Menurut dia, AK diduga tenggelam di kedalaman 1 meter.

Baca juga: Ini Kendala Tim SAR Cari Remaja yang Tenggelam di Ancol

Tak jauh dari sana, kedalaman laut langsung curam, yakni lima hingga sepuluh meter. Meski angin bertiup kencang, kondisi air di sana cukup jernih.

"Jarak pandang clear, bisa sampai radius satu meter itu terlihat jelas untuk permukaan bawah," kata dia.

Selain dari regu penyelam, satu tim lainnya melakukan penyisiran menggunakan kapal kearah pantai marina karena arus laut mengarah ke barat daya di lokasi kejadian.

Ada 75 orang petugas gabungan yang melakukan pencarian jenazah AK.

Sebelumnya diberitakan, dua orang anak berinisial AR dan AK tenggelam di sisi timur perairan Ancol pada Minggu (16/6/2019).

Baca juga: Berawal dari Cari Kerang, Ini Kronologi 2 Orang Tenggelam di Pantai Ancol

Awalnya, mereka bersama puluhan temannya berniat mencari kerang untuk dibakar bersama-sama.

Namun, kondisi yang sedang pasang membuat mereka terseret ombak. Jenazah AR berhasil ditepikan oleh salah seorang temannya, sedangkan AK hingga saat ini masih belum ditemukan



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampakan Mobil Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat, Kaca Depan Remuk, Kap Penyok

Penampakan Mobil Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat, Kaca Depan Remuk, Kap Penyok

Megapolitan
Selasa Siang, Kualitas Udara Jakarta dan Bekasi Tidak Sehat

Selasa Siang, Kualitas Udara Jakarta dan Bekasi Tidak Sehat

Megapolitan
Dua Muridnya Disiram Air Keras, Kepsek SMPN 229 Jakbar Beri Imbauan

Dua Muridnya Disiram Air Keras, Kepsek SMPN 229 Jakbar Beri Imbauan

Megapolitan
Kota Tangerang Buka 355 Formasi CPNS, Tersedia 6 untuk Disabilitas

Kota Tangerang Buka 355 Formasi CPNS, Tersedia 6 untuk Disabilitas

Megapolitan
Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat Dirawat di RSUD Pasar Minggu

Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat Dirawat di RSUD Pasar Minggu

Megapolitan
Palsukan Buku KIR, Ayah dan Anak Ini Rugikan Negara Rp 10 Miliar

Palsukan Buku KIR, Ayah dan Anak Ini Rugikan Negara Rp 10 Miliar

Megapolitan
[BERITA FOTO] Kondisi Kantor Penyelenggara Pernikahan di Pulogadung yang Terbakar dan Tewaskan Seorang Pegawai

[BERITA FOTO] Kondisi Kantor Penyelenggara Pernikahan di Pulogadung yang Terbakar dan Tewaskan Seorang Pegawai

Megapolitan
Soal Ayah Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Kak Seto Ingatkan Polisi Tak Tebang Pilih Kasus

Soal Ayah Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Kak Seto Ingatkan Polisi Tak Tebang Pilih Kasus

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2019, Pemprov DKI Siapkan Formasi untuk Disabilitas dan Lulusan Terbaik

Pendaftaran CPNS 2019, Pemprov DKI Siapkan Formasi untuk Disabilitas dan Lulusan Terbaik

Megapolitan
Kabur Setelah Serempet Kendaraan dengan Mobil, Polisi Diamuk Massa di Tanjung Barat

Kabur Setelah Serempet Kendaraan dengan Mobil, Polisi Diamuk Massa di Tanjung Barat

Megapolitan
Pendaftaran CPNS, Antrean SKCK di Polres Jaksel Ramai sejak Loket Belum Dibuka

Pendaftaran CPNS, Antrean SKCK di Polres Jaksel Ramai sejak Loket Belum Dibuka

Megapolitan
Kabel Menjuntai ke Tanah, Jalan Tanah Abang Timur Ditutup Sementara

Kabel Menjuntai ke Tanah, Jalan Tanah Abang Timur Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

Megapolitan
Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Kota Bogor

Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Kota Bogor

Megapolitan
Pembangunan Trotoar Jakarta, Diprotes karena Telan Triliunan dan Alasan di Baliknya

Pembangunan Trotoar Jakarta, Diprotes karena Telan Triliunan dan Alasan di Baliknya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X