Plt Kadis Lingkungan Hidup Ajukan Surat Pengunduran Diri ke Anies

Kompas.com - 18/06/2019, 18:41 WIB
Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Djafar Muchlisin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Djafar Muchlisin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Djafar Muchlisin mengajukan pengunduran dirinya beberapa waktu lalu ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Pak Djafar mengakui ada permintaan sendiri, bermaterai Rp 6.000 kepada gubernur bahwa yang bersangkutan tak nyaman, tidak sesuai hati nuraninya dan tidak sesuai kompetensinya. Karena kan Pak Djafar lebih banyak di awalnya, besarnya di Dinas Sosial," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Chaidir di DPRD DKI Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Menurut Chaidir, Djafar saat ini tak memegang jabatan dan hanya menjadi staf di Dinas Sosial. Posisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup kini diisi sementara oleh pelaksana tugas Andono Warih. Andono tadinya menjabat Plt Kepala Badan Air Dinas Lingkungan Hidup.

Baca juga: Anies Sebut Upaya Pemprov DKI Kurangi Polusi Udara Sudah Baik


Chaidir memastikan mundurnya Djafar sebagai pelaksana tugas kepala dinas datang dari keinginannya sendiri.

"Enggak ada (rolling), karena permintaan sendiri. Karena mereka tidak sesuai dengan hati nurani. Karena mereka lebih berpengalaman di dinas lain," kata Chaidir.

Sebelum dipindah ke Dinas Lingkungan Hidup, Djafar menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman DKI Jakarta sejak era mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di 2016.

Namun pada September 2018 lalu, Djafar dipindahkan dan jabatannya diturunkan menjadi Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

Megapolitan
IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Megapolitan
Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Megapolitan
NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Megapolitan
52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Megapolitan
Minta Bertemu Jokowi, Ini Isi 9 Pesan yang Akan Disampaikan BEM SI

Minta Bertemu Jokowi, Ini Isi 9 Pesan yang Akan Disampaikan BEM SI

Megapolitan
Soal Kampung Akuarium, Ketua DPRD DKI Minta Anies Teruskan Kebijakan Ahok

Soal Kampung Akuarium, Ketua DPRD DKI Minta Anies Teruskan Kebijakan Ahok

Megapolitan
Bunga Bangkai Muncul di Tanah Lapang Hebohkan Warga Ciputat

Bunga Bangkai Muncul di Tanah Lapang Hebohkan Warga Ciputat

Megapolitan
Kenangan Tetangga akan Sosok Ma'ruf Amin, Pengajian Rutin hingga Lari Pagi

Kenangan Tetangga akan Sosok Ma'ruf Amin, Pengajian Rutin hingga Lari Pagi

Megapolitan
Ahmad Syaikhu Harus Mundur dari DPR Setelah Sah Jadi Cawagub DKI

Ahmad Syaikhu Harus Mundur dari DPR Setelah Sah Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Besi Keropos dan Kelebihan Beban Kabel Diduga Jadi Penyebab Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk

Besi Keropos dan Kelebihan Beban Kabel Diduga Jadi Penyebab Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk

Megapolitan
Pemprov DKI: Baru 16 Persen Trotoar di Jakarta yang Ditata

Pemprov DKI: Baru 16 Persen Trotoar di Jakarta yang Ditata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X