Korban Kecelakaan Tol Cipali Ini Mulanya Ogah Liburan ke Dieng

Kompas.com - 18/06/2019, 20:03 WIB
Karangan bunga di depan rumah Rafi, korban kecelakaan Tol Cipali, di kawasan Cipinang, Selasa (18/6/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Karangan bunga di depan rumah Rafi, korban kecelakaan Tol Cipali, di kawasan Cipinang, Selasa (18/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rafi, penumpang mobil Xpander yang mengalami kecelakaan di Tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali) pada Senin (17/6/2019) mulanya ogah berlibur ke Dieng bersama keluarganya.

Betty Panggabean, tante dari Rafi, menyebut, Rafi tak mau pergi berlibur karena ia ingin masuk kerja di sebuah perusahaan tempat ia magang.

"Dia punya jadwal untuk magang itu dia enggak libur sebenarnya, dia enggak libur jatahnya, cuma, orangtuanya minta dia ikut," kata Betty saat ditemui di rumah duka di kawasan Cipinang, Selasa (18/6/2019).

Baca juga: Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU


Betty mengatakan, Rafi akhirnya mau ikut pergi setelah diiming-imingi hadiah sepeda motor.

Menurut Betty, motor itu merupakan hadiah bagi Rafi yang berulang tahun pada 30 Juni 2019 mendatang.

"Kemarin sudah ada motor, cuma rusak jadi ini hadiah lagi motor. Diiming-imingi motor, baru dia mau ke Dieng, tadinya enggak mau, dari awal memang sudah enggak mau," ujar Betty.

Betty menyebut, motor itu nantinya digunakan untuk mobilitas Rafi yang berkuliah di kawasan Jakarta Barat.

Rafi pun ingin buru-buru pulang dari Dieng karena harus masuk magang pada Senin kemarin.

Nahas, mobik Xpander yang ditumpanginya terlibat kecelakaan maut dalam perjalanan.

"Rafi sendiri baru PKL di semester dari Binus itu. Jadi dia memang harus cepat balik ke kantor karena ada urusan kuliah, mereka minta diduluin," ujar Betty.

Seperti diketahui, mobil Xpander yang terlibat kecelakaan di Tol Cipali kemarin diisi oleh Heruman, Reza, Rafi, Radit, Rivan, dan Dava yang baru pulang berlibur dari Dieng, Jawa Tengah.

Kecelakaan maut itu terjadi di Kilometer 150 ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada Senin dini hari serta menewaskan 12 orang dan melukai 45 orang.

Baca juga: Keluarga Korban Kecelakaan Beruntun Tol Cipali: Kami Sudah Ikhlas

Kecelakaan melibatkan empat kendaraan, yaitu bus Safari (sebelumnya disebutkan Bus Safari Dharma Raya) dengan nomor polisi H 1469 CB, Mitsubishi Xpander nomor polisi B 8137 PI, Toyota Innova bernomor polisi B 168 DIL, dan truk Mitsubishi dengan nomor polisi R 1436 ZA.

Kejadian bermula dari bus Safari datang dari arah Jakarta menuju Cirebon.

Setibanya di kilometer 150, pengemudi bus diduga mengantuk sehingga kendaraannya masuk median dan menyeberang ke jalur lawan arah Jawa Tengah menuju Jakarta dan menabrak tiga mobil lainnya.

Adapun 12 korban tewas meliputi 6 penumpang mobil XPander, 3 orang dari mobil Innova, dan 2 penumpang bus Safari.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Warga Tanah Galian Unjuk Rasa Tuntut Hak Pembebasan Lahan untuk Kereta Api Cepat

Warga Tanah Galian Unjuk Rasa Tuntut Hak Pembebasan Lahan untuk Kereta Api Cepat

Megapolitan
Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Megapolitan
Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Megapolitan
Ditangkap di Lapas, Pemasok Narkoba untuk Nunung Seorang Narapidana

Ditangkap di Lapas, Pemasok Narkoba untuk Nunung Seorang Narapidana

Megapolitan
Tol Wiyoto Wiyono Arah Cawang Ditutup Sementara, Arus Kendaraan Dialihkan

Tol Wiyoto Wiyono Arah Cawang Ditutup Sementara, Arus Kendaraan Dialihkan

Megapolitan
Tiba di Kantor Nasdem, Anies Bilang Tak Bahas Urusan Politik

Tiba di Kantor Nasdem, Anies Bilang Tak Bahas Urusan Politik

Megapolitan
Tawuran di Petamburan, Warga Gunakan Petasan dan Batu

Tawuran di Petamburan, Warga Gunakan Petasan dan Batu

Megapolitan
Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Narkoba ke Nunung yang Sempat Buron

Polisi Tangkap Pemasok Narkoba ke Nunung yang Sempat Buron

Megapolitan
Diundang Surya Paloh, Anies Mengaku Hanya Akan Bicara Jakarta

Diundang Surya Paloh, Anies Mengaku Hanya Akan Bicara Jakarta

Megapolitan
Kebakaran Lahan Parkir di Pademangan, Belasan Kendaraan Ikut Hangus

Kebakaran Lahan Parkir di Pademangan, Belasan Kendaraan Ikut Hangus

Megapolitan
Semrawutnya Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Palmerah yang Bikin Stres...

Semrawutnya Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Palmerah yang Bikin Stres...

Megapolitan
Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Megapolitan
Diundang Surya Paloh, Anies Direncanakan Datang ke DPP Nasdem

Diundang Surya Paloh, Anies Direncanakan Datang ke DPP Nasdem

Megapolitan
Close Ads X